PMI Nekat Masuk Kab.Blitar, Wajib Karantina Mandiri

  • Whatsapp
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Haris Susianto.

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, akan memperketat pengawasan untuk memantau pergerakan pemudik dari Luar Negeri.

Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan pemudik yang lolos masuk ke Kabupaten Blitar. Untuk itu pengawasan akan dilakukan sampai ke tingkat Desa/Kelurahan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Haris Susianto, mengatakan bahwa, pihaknya melakukan antisipasi terkait dengan kemungkinan adanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mencuri start mudik. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada PMI yang pulang dari luar negeri meski penyekatan telah dilakukan.

“Terkait kepulangan PMI menjadi perhatian kami,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Haris Susianto, kepada awak media, Sabtu 17-04-2021.

Menurut Haris, bahwa sesuai dengan arahan dari pusat, kepulangan pemudik dari Luar Negeri harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan.

“Kepulangan pemudik dari luar negeri akan menjadi pengawasan stakeholder baik di tingkat provinsi, kabupaten sampai ketingkat Desa/Kelurahan,” jlentrehnya.

Lebih dalam Haris menerangkan bahwa, data yang diperoleh Disnaker dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, di Kabupaten Blitar terdapat 45 orang PMI yang pulang ke Kabupaten Blitar. Dan ke-45 orang PMI tersebut data yang masuk di tanggal 09 dan 12 April 2021.

“Sesuai mekanisme yang berlaku, kami meneruskan informasi ke Kecamatan. Sedangkan Dinas Kesehatan melakukan pemantauan melalui Puskesmas. Sesuai surat edaran, setelah dilakukan swab diterminal kedatangan, PMI juga dipantau dan wajib menjalani isolasi mandiri selama 05 hari,” ungkapnya.

Selanjutnya Haris menjelaskan bahwa, 45 orang PMI yang pulang ke Kabupaten Blitar berasal dari Malaysia, Singapura dan Hongkong.

Pihaknya akan terus memantau kepulangan PMI dari Luar Negeri tersebut supaya menerapkan protokol kesehatan secara benar dan ketat.

“Kami tegas, kepulangan PMI dari Luar Negeri harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Eko.B). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *