Jelang PSU, Tim Sukses Cagub dan Cawagub Kalsel Saling Lapor Dugaan Kecurangan

  • Whatsapp

BANJARMASIN, infobanua.co.id – Relawan Sahbirin Noor-Muhidin (BirinMu) didampingi tim hukum menyambangi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Bawaslu Kalimantan Selatan (Kalsel) Sabtu (17/4).

Kedatangan Relawan BirinMu ke Gakumdu Bawaslu sendiri bertujuan untuk melaporkan Denny Indrayana terkait dugaan sabotase pembagian bakul di Martapura, yang menimbulkan opini negatif terhadap BirinMu.

Dian Wulandari selaku pelapor menduga pembagian bakul yang terjadi beberapa waktu lalu nemanglah perbuatan yang disengaja dilakukan oleh pihak tertentu. Hal tersebut tentunya memiliki maksud untuk menjatuhkan citra pasangan BirinMu di zona Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Kami laporkan Denny Indrayana, tim dan kuasa hukumnya. Ada kata-kata black campaign bahwa yang membagi bakul itu dari kami,” tegasnya.

Menurutnya, pihak H2D begitu masif melemparkan opini di media sosial terkait kegiatan pembagian bakul yang tertera tulisan ‘Paman Bakul’ tersebut dilakukan oleh BirinMu. Tentunya tindakan ini cukup merugikan pihak pertahana 01.

“Dari salah satu saksi yang kita investasi kemarin, memang ada tulisannya bukan Paman Birin tetapi Paman Bakul. Tapi kan itu bukan dari Paman Birin, kita tidak tahu,” ujarnya.

Dengan membawa alat bukti berupa lima video investigasi Tim Relawan 01 pasangan BirinMu dan lembar print out berita salah satu media online. Pihaknya pun mantap melaporkan kubu H2D.

Sementara itu, secara terpisah Rivaldi SH Kuasa Hukum Paman Birin menegaskan dari kubu pertahana 01 melakukan hal seperti yang dituduhkan Denny Indrayana.

“Mereka tidak merasa melakukan pembagian bakul. Namun banyak kabar yang beredar di media seakan-akan Paman benar-benar melakukan hal itu. Atas tuduhan tersebut pihak tertuduh langsung melaporkan ke Bawaslu,” jelasnya.

Komisioner Divisi Penanganan Pelanggaran, Azhar Ridhanie, menerangkan pihaknya telah menerima setiap laporan secara prosedural laporan yang masuk. Pihaknya akan memeriksa laporan yang masuk lebih lanjut baik itu terkait syarat formil dan materiel.

“Ini yang dibahas pemenuhan laporan syarat, jika terpenuhi akan ditindaklanjuti sentra Gakkumdu jika dugaan pidana, jika administratif selama 5 hari dengan pemeriksaan bahkan ahli terhadap laporan itu, atau ada hukum lainnya bisa dilanjutkan ke institusi lainnya,” pungkasnya.

febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *