Pemko Banjarbaru Siapkan Rp32 Miliar untuk Insentif Tenaga Kesehatan

  • Whatsapp

BANJARBARU – Pemko Banjarmasin menjawab keluhan sebagian tenaga kesehatan (Nakes) yanga ada di RSD Idaman Banjarbaru, yang belum menerima pembayaran insetif penanganan Covid-19 agaknya terkait dengan dialihkannya anggaran insentif dari pemerintah pusat ke daerah.

Namun, para nakes agaknya kini bisa berlega hati. Karena, Pemko Banjarbaru telah menyiapkan anggaran Rp 32 miliar untuk membayar insentif yang belum dibayarkan sejak Agustus 2020.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banjarbaru, Jainudin mengakui adanya pengalihan kewenangan untuk anggaran insentif nakes yang menangani Covid-19.

Awalnya, anggaran insentif tenaga kesehatan ditanggung pemerintah pusat namun kini dibebankan ke pemerintah daerah. “Secara anggaran sudah kita siapkan namun secara realisasi kita menunggu perintah saja,” kata Jai sapannya.

Jai menambahkan pemerintah kota Banjarbaru sudah menyiapkan anggaran tersebut sebesar Rp 32 miliar. “Dana ini diambil dari APBD sebab pemerintah pusat kan bilang begitu,” kata dia ditanya soal sumber dana.

Pembayaran insentif Nakes itu untuk Agustus hingga Desember 2020. Sebab sejak Agustus 2020 pemerintah pusat anggaran dibebankan ke daerah. Beberapa waktu lalu Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin pun ikut mengeluhkan anggaran insentif sejak Agustus dialihkan ke pemerintah daerah. “Ini tentu akan menjadi beban daerah lagi,” kata Ovie sapannya. rel/bp

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *