Bupati Simalungun Alihkan Pengurusan KTP Pada Kecamatan

  • Whatsapp

Simalungun, infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun segera membuka pelayanan Pengurusan Administrasi Kependudukan, seperti KTP di Tingkat Kecamatan, sehingga Masyarakat tidak terlalu kesulitan.

Bupati Kabupaten Simalungun, Radiapo Hasiholan Sinaga ketika diwawancarai, Rabu (28/04/2021), mengatakan, bahwa langkah ini dianggap sangat prioritas untuk 100 Hari Kerja mereka mengingat Wilayah Kabupaten Simalungun yang cukup luas.

Ia mengatakan, program ini dimulai dari masukan atau keluhan yang diperoleh dari Masyarakat. Ia pun ingin pencetakan KTP yang cepat dan gratis, dapat membenahi Pemerintahan di Simalungun.

Radiapo menambahkan, bahwa program ini sudah disampaikan kepada para Camat. Kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadiscapil) pun diminta, agar mempersiapkan keperluan dalam menjalankan program tersebut.

Menurut Bupati, janji realisasi Program Pencetakan KTP di Kecamatan, dapat dilakukan dalam 100 Hari Kerja. Namun progresnya harus berjalan secara bertahap, diawali dengan persiapan infrastruktur.

“Ini akan dilakukan secara bertahap. Teknisnya akan kita persiapkan terlebih dahulu infrastrukturnya atau alatnya. Jadi didalam 100 Hari Kerja ini, pencetakan KTP di Kecamatan yang sudah ada alatnya, dan bisa dilakukan” terang Radiapo, yang akbrab disapa RHS.

Perlu diketahui, Pemkab Simalungun sebelumnya lebih banyak melayani Administrasi Kependudukan di Kantor Capil yang beralamat di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Namun dengan layanan dialihkan ke setiap Kecamatan dapat mengurangi beban Masyarakat, dan mencegah kerumunan. Bahkan Masyarakat diharapkan tidak mengantri berlama-lama.

(AG-William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Saya sudah 4 bln mengurus kk d kabupaten simalungun.tepat nya SINDARAYA raya kahean.
    Tapi ber kali2 saya ingin mengambil nya mereka cuek dan mengatakan tidak ketemu sdh d cari2.
    Jawaban apa seperti itu?
    Apalagi saya ini harus bekerja tidak punya waktu setiap hari saya k kantor Lurah yer sebut.
    Dan byk warga mengatakan,d sindaraya tidak ada uang tidak akan kelar.
    Mohon d tindak lanjut i pak.sekian terimakasih.
    Hormat saya: