Jalan Provinsi Sumbar Pasia Laweh ke Pagadih Palupuh Belum Tersentuh Perbaikan

  • Whatsapp

Palupuh ( Agam ) Infobanua.co.id – Buruknya akses jalan Provinsi Sumatera Barat mengakibatkan tidak sedikitnya kecelakaan terjadi yang melintas dari Pasia Laweh ke Pagadih maupun sebaliknya. Mengingat jalan provinsi yang belum terjamah aspal Hotmix, sehingga berakibat buruk bagi pengendara yang melewati. ( 28/4/2021 )

Kali ini kecelakaan tunggal salah satu kendaraan dinas rebah kuda setelah berselisih dengan sepeda motor. Tidak terkendali lagi akibat pinggir jalan yang lembek dan tidak bertepi akhirnya rebah dengan sendirinya. Salah satunya informasi media ini dapatkan kecelakaan tunggal salah satu mobil dinas Pemda Agam itu terjadi Rabu (28/4) pukul 11.30 Wib di Jorong Pagadih Mudiak nagari Pagadih kecamatan Palupuh.

Mobil dinas inspektorat kabupaten agam mengalami kecelakaan tunggal di jalan Provinsi Nagari Pagadih, alhamdulillah tidak ada korban jiwa, menurut keterangan warga mobil berselisih dengan pengendara sepeda motor, dan mengambil ruas tepi, namun dikarenakan jalannya yang bertanah dan amblas, maka roda dari mobil tergelincir masuk kedalam sawah masyarakat. Menurut Firdaus Putra pada postinggan Facebooknya, Rabu. 28 April 2021.

Kejadian tersebut sekaligus mengingatkan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat untuk melihat dari dekat kondisi jalan raya menghubungkan dua nagari dan dua kabupaten Agam dengan Kabupaten Limapuluh Kota tersebut agar mendapat perhatian serius untuk dapat perbaikan.

Tokoh masyarakat Palupuh S Dt Rajo Api yang sering melakukan monitoring dan peduli akan keselamatan masyarakat termasuk peduli dengan jalan provinsi yang belum dan tidak disentuh aspal Hotmix selama ini.

Inilah bukti jalan Pagadih perlu segera di aspal, berselisih dengan sepeda motor saja mobil dinas Pemda Kabupaten Agam terbalik.

“Apalagi kendaraan yang berbadan lebar roda enam atau pembawa barang, sering tergelincir dan bahkan terbalik dengan sendirinya masuk ke sawah dan bahkan ada yang masuk jurang,” kata Nyiak Api.

Persoalan mobil terbalik, jatuh akibat kecelakaan tunggal, pertanda perlu jalannya penanganan segera. Bagi yang tidak percaya jalan pagadih rusak parah, silahkan datang dan lihat dengan mata kepala sendiri.

“Ini bukti juga bahwa kalo jalan rusak semua yang melewati bisa jadi korban termasuk Pegawai pemda Agam sendiri,” ujar S Dt Rajo Api.

Sebelumnya kendaraan membawa pasir saat mau berbelok, karena tikungan dan badan jalan amblas, roda bagian belakang tertinggal dan terperosok masuk jurang.

Jadi tidak ada solusi lain, jalan Pagadih harus segera di aspal dan jadi perhatian serius oleh pihak Dinas PUPR Provinsi Sumbar sebagai jalan raya provinsi yang menghubungkan dua Nagari dan dua Kabupaten itu.

Seperti diungkapkan Nyiak Api sebelumnya, bahwa ada 16 titik jalan yang belum di aspal dan dipandang perlu diaspal sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat petani dan memperdekat jarak ke Limapuluh kota. Ungkapnya.

Saat di komfirmasi Kepala UPTD PUPR Sumbar yang berkantor di Bukittinggi, Ir. Yunita Dwi Rima, Msi mengatakan Jalan ini masuk jalan Provinsi tahun 2015 akhir yang sebelumnya merupakan jalan Kabupaten, kondisinya memang dalam keadaan rusak, sebagian masih jalan tanah dan dengan badan jalan masih sempit ( untuk info supaya jelas ) dan tentu kami dari UPTD hanya berperan dalam memelihara saja bukan membanggun.

“Kami berharap agar pengguna jalan harus hati-hati lewat disana. Kami menghimbau agar pengguna jalan harus hati-hati dan semoga kejadian ini tidak terulang lagi”. Harap Yunita Dwi Rima yang akrab di sapa Nini.

Menurut informasi media ini dapatkan, perbaikan jalan Pasia Laweh ke Pagadih Palupuh pada tahun ini ada mendapatkan kuncuran perbaikan. Saat di komfirmasi pihak dinas PUPR Provinsi Sumbar, Kepala Bidang Pasarana Jalan dan Jembatan ( Kabid ) Rinaldi disapa Dedi ke telepon selulernya 0812661** dan sampai berita ini ditayang kan belum mendapat tanggapan.

Hingga berita ini diturunkan, awak media Infobanua.co.id terus berusaha mengkonfirmasi pihak – pihak yang bersangkutan.

*Hkim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *