Maknai Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 57,Lapas Kelas IIB Cianjur Laksanakan Bakti Sosial

  • Whatsapp
Foto.Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cianjur,Jl. Aria Cikandong, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Cianjur, infobanua.co.id – Lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Cianjur peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke 57 dengan melaksanakan bakti sosial dan donor darah.Selasa (27/04/2021).

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur Heri Aris Susila menjelaskan sebelum peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-57 lapas Cianjur besama aparat penegak hukum yaitu Polres dan BNN kabupaten melakukan razia didalam lapas.

“Kemaren kita mengundang pihak polres dan BNN Cianjur,bersama sama melakukan razia kepada warga binaan yang ada dilapas,Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala”.kata Aris,Rabu (28/04/2021).

Kemudian masih dalam rangka hari bakti pemasyarakatan kita juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat yang ada disekitar lapas Cianjur,kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun rasa empati dan kepedulian kepada sesama khususnya masyarakat yang kurang mampu dan terdampak oleh pandemi Covid-19.terang Aris.

Peringatan HBP ke 57 tahun ini memang berbeda karena kondisi Pandemi Covid -19,upacara puncak HBP dilakukan secara Virtual yang dipusatkan dijakarta. namun bisa dijadikan momentum peningkatkan kualitas diri bagi seluruh Insan Pemasyarakatan.

“Semoga pemasyarakatan bisa lebih maju, melangkah pasti dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”tutur Aris.

Lebih lanjut Aris menerangkan serta meminta do’anya karena saat ini Lapas kelas IIB Cianjur sedang berbenah membangun zona integritas menuju organisasi yang berpredikat wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.

“Tentunya sukses dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sangat baik dan memuaskan. percaya diri, kerja pasti,” ujar Aris.

Sementara itu, dalam sambutannya secara virtual Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD berpesan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan pada khususnya dan jajaran Kementerian Hukum dan HAM pada umumnya bahwa, Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 merupakan momentum yang tepat untuk merefleksikan kembali apa yang menjadi nawaitu para pendahulu dan peletak dasar pemasyarakatan.

“Institusi Pemasyarakatan adalah sebuah simbol dari upaya pendobrakan warisan kolonial, yang tidak mencerminkan ideologi Pancasila. Namun apalah artinya. Simbol tidak akan berarti tanpa orang-orang yang memberinya makna,” katanya.

Mahfud mengatakan dalam pendekatan sistem Pemasyarakatan, membangun kapasitas dilaksanakan melalui pembinaan yang berkesinambungan, sistematis, dan terarah. Tentunya dengan mengedepankan perlakuan yang manusiawi dan menghormati hak-hak mereka sebagai manusia.

“Ini lah keyakinan yang sampai saat ini perlu kita perjuangkan, kita sebarkan, kita tularkan agar menjadi kesadaran kolektif dan akhirnya menjadi budaya bersama. Sehingga, dalam memaknai 57 tahun menjadi sebuah perjalanan menuju perubahan yang lebih baik,” terangnya

Hasbi (Abie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *