Tim GTRA Cianjur Sampaikan Progres Reforma Agraria Lahan Eks Perkebunan tjigebang Dan MPM

  • Whatsapp

Cianjur, infobanua.co.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cianjur mengikuti rapat koordinasi tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tahun 2021 di Pendopo Kabupaten Cianjur yang dipimpin langsung Plt Bupati Cianjur,H.Herman Suherman, Kamis (29/04/2021).

Plt Bupati Cianjur H.Herman Suherman mengatakan atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada BPN yang telah membuat ribuan sertifikat secara massal kepada masyarakat khususnya masyarakat cianjur.

Untuk kabupaten Cianjur ada dua kegiatan untuk Reforma Agraria ini yaitu dilahan HGU eks perkebunan tjigebang dan HGu eks perkebunan Maskapai Perkebunan Mulia (MPM) ini sudah dalam proses pendataan,”Insyaallah mudah mudahan tidak terlalu lama”.ucap Herman.

“Kalau anggaran pemerintah sudah ada turun untuk tjigebang sudah bisa action,dan untuk yang MPM kita masih menunggu proses dari pemerintah pusat sambil kita juga berjalan untuk tahapan tahapannya.jelas Herman.

Mudah mudahan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Cianjur terutama yang tadi saya sampaikan dalam rangka mengembangkan Agrobisnis dan pertanian agar bisa mensejahterakan masyarakat,tutur Herman.

Sementara itu kepala BPN Cianjur Anthony Tarigan
mengatakan Tujuan Reforma Agraria adalah untuk mengurangi ketimpangan pemilikan tanah dalam rangka menciptakan keadilan kemudian menangani sengketa polemik Agraria dan menciptakan sumber kemakmuran terhadap masyarakat yang berbasis agrarian, selanjutnya menciptakan lapangan pekerjaan agar mengurangi angka kemiskinan terakhir memperbaiki lingkungan hidup,” jelasnya.

Dijelaskannya,agenda ini kesempatan kita untuk menyamakan persepsi GTRA yang intinya bahwa gugus tugas ini akan menggali kondisi Reforma Agraria yang diantaranya ada penataan akset dan aset pada bidang tanah di dalam masyarakat.terang Anthony.

Khusus untuk kabupaten Cianjur tahun ini ada dua Agenda besar yang dilakukan pertama terhadap tanah eks perkebunan tjigebang yang berada didesa Girijaya dan Pananggapan kecamatan Cibinong sebanyak 738 bidang tanah dari hasil GTRA tahun lalu yang obyek dan reformnya sudah diputuskan tahun 2020 lalu yang saat ini akan kita sertifikasi,t tentunya seperti apa yang telah disampaikan oleh Bupati selaku ketua tadi kita menunggu dari pusat untuk anggarannya.jelas Anthony.

Tim GTRA kabupaten Cianjur untuk hal ini sudah siap baik secara data dan fisiknya bahkan rencananya untuk sertifikasi Reforma Agraria ini kita akan terbitkan sertifikat komunal untuk sertifikasinya,sertifikat komunal yaitu satu sertifikat untuk 738 bidang tanah tersebut.terang Anthony.

Sertifikat komunal ini baru akan dimulai tahun ini atas keputusan menteri ATR/BPN sebagai bentuk kehadiran negara dalam Reforma Agraria untuk redistribusi tanah ini diberikan sertifikat hak milik secara komunal atau secara bersama,dan hal ini pertama di Indonesia termasuk kabupaten Cianjur salah satu dari tiga kabupaten di Jawa Barat yang menjadi file projectnya.

“Nah yang sudah siap itu tadi lahan eks perkebunan tjigebang pelaksanaannya tinggal kita menunggu anggaran dari pusat”.tutup Anthony.

Hasbi (Abie).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *