Masjid Al Maghfur Ketileng Indah Semarang Peringati Nuzulul Qur’an 1442 H

Semarang, infobanua.co.id – Alquran diturunkan kepada Nabi Muhammad secara berangsur angsur selama 23 tahun. Turunnya Alqur’an secara bertahap telah dijelaskan dalam QS. Al Furqan ayat 32.

Alqur’an diturunkan secara bertahap merupakan bantuan yang paling baik bagi jiwa manusia dalam upaya menghafal alquran. Tidak hanya itu saja tetapi memahami, mempelajari, memikirkan makna makna serta mengamalkan kandungan Alquran.

Sebagai salah satu amalan untuk mendapatkan pahala, umat islam menggelar pengajian maupun tadarus al qur’ an di masjid.

Warga Perumahan Ketileng Indah RW XI kelurahan Sendangmulyo ,Tembalang Kota Semarang menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1442 H dengan tema ” Menjadikan Alqur’an sebagai pedoman dan Sarana Inspirasi Sukses Dalam Hidup, bertempat di Masjid Al Maghfur, Jumat (30/4/2021).

” Kita bersyukur kepada Allah karena banyak memberikan pada kita kenikmatan. Yang pertama nikmat iman, karena iman kita semangat sholat lima waktu. Karena iman kita semangat menghidupkan ibadah ibadah pada bulan ramadhan,” tutur Ustad Dimas

Berikutnya nikmat sehat. Nikmat hari ini tentang Nuzulul Qur’an tetapi secara spesifik sudahkah nuzulul qur’an kita terapkan makna,isi.nuzulul qur’an dalam kehidupan sehari hari.

Nuzulul Qur’an adalah dimana pada malam itu bulan itu diturunkannya khalam Allah. Quran pertama kali diturunkan oleh Allah melalui malaikat jibril untuk.diaampaikan kepada Rosulullah SAW,” papar ust. Dimas.

Karena pasa saat itu diturunkan kepada kita sebagai manusia,sebagai petunjuk,pedoman serta hidayah untuk.mengatur hablum minna naas dengan hambanya Allah SWT.

Ustad Simas menambahkan bahwa Rosulullah sebelum meninggal dunia berpesan dua pusaka yang pertama supaya umatku tidak tersesat selamat dunia akherat, maka disampaikannya yang pertama Al quran yang kedua Sunnah/hadist.

Otang yang berpegang teguh pada Alqur’an dan sunnah I sya Allah akan selamat dunia akherat. Yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi kita Qur’an yang kita sampaikan pada generasi muda.

Kenapa hampir semua masjid di jateng dan secara umum di Indonesia terjadi krisis regenerasi. Dengan adanya peringatan Nuzulul Qur’an kita sedang diingatkan oleh Allah,disentil oleh Allah.

Makanya yang banyak datang ke masjid Bapak bapak/Ibu ibu. pedoman yang baik dan lebih baik yaitu Al quran. Karena sekarang banyak orang berpegang pedoman pada Handphone Televisi FB,WA,Instagram aoalagi yang paling heboh yang namanya Youtube,” tandas Dimas.

Makanya sekarang lanjutnya dengan nuzulul qur’an kita diingatkan pesoman yang bisa menyelamatkan yaitu Alquran ini riil. Dengan adanya Alquran menjadi sarana menguatkan keimanan kita kepada Allah SWT ,” pungkas.Ust. Dimas.

( Vio Sari – Untung Teguh).