Menjelang Lebaran Idul Fitri, Pemkab Kotabaru Akan Bangun Lima Posko Pencegahan Covid-19 Dan Peniadaan Mudik Lebaran

Kotabaru, infobanua.co.id – Dengan adanya kebijakan pemerintah pusat untuk meniadakan mudik lebaran Idul Fitri di tahun ini, pemerintah daerah kabupaten Kotabaru akan melakukan penyekatan dimana pintu masuk bagi para pemudik.

Dimana upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten kotabaru adalah membangun Posko-Posko pencegahan penyebaran Virus Covid-19 serta peniadaan mudik lebaran.

pencegahan tersebut dilakukan dengan membangun Posko-Posko yang di anggap rawan para pemudik.

Wakil Bupati Kotabaru Andi Rudi Latif usai mengikuti rakoor bersama kemendagri yang di ikuti Forkopimda Kotabaru, dalam rapat bersama beberapa kementrian membahas salah satunya tentang pencegahan penyebaran Covid-19 dan menindak lanjuti peniadaan Mudik lebaran Idul Fitri.

Andi Rudi Latif menambahkan, dimana peniadaan mudik lebaran ini di lakukan semata mata adalah untuk mencegah angka-angka penyebaran Virus Covid-19 agar masyarakat Kotabaru tidak ada penambahan kasus terpaparnya Covid-19,ungkap Rudi.

Sementara, Waka Polres Kotabaru Kompol Yuliannor Abdi mengatakan,dalam pengamanan libur lebaran Idul Fitri pemkab Kotabaru akan bangun posko sebanyak lima buah.

” nanti akan kita bangun lima posko, yakni posko cegat di Pamukan Barat berbatasan dengan Kaltim, kemudian posko pengamanan di Siring Laut, pos pelabuhan Fery Tanjung Serdang dan Stagen, terakhir pos pengamanan objek vital di pusat perbelanjaan Pasar Kemakmuran,”ujarnya.

Dikatakannya lebih lanjut, dari lima posko yang berdiri itu lanjut ulianoor,” akan di isi TNI-Polri dan instansi pemerintah terkait,tujuannya adalah penanganan peniadaan mudik lebaran dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Namun dalam hal ini, yang paling di utamakan adalah tenaga medis kesehatan untuk mencek keadaan kesehatan tubuh masyarakat agar masuk tidak ada membawa Virus Covid-19

Kita akan siapkan semuanya terutama peralatan alat medis prti alat rapid antigen.

Alat alat tersebut akan di siapakan di setiap titik posko-posko pengamanan, sehingga jika ada masyarakat yang terpapar Virus akan lebih di ketahui lebih dulu,” jelasnya.

(JL).