Dir Lantas Poldasu Cek Penyekatan Perbatasan Provinsi

  • Whatsapp

Medan, infobanua.co.id – Direktur Dit Lantas Polda Sumut, Kombes Pol. Valentino Tatareda turun memantau langsung Tujuh Pos Penyekaatan di Wilayah Perbatasan Provinsi Sumatera Utara, Selasa (11/05/2021) malam.

“Hari ini Kita memantau dan memeriksa Pos Perbatasan di Pakpak Bharat- Karo-Aceh Tenggara, dan Tugu Perbatasan Tapteng-Aceh Singkil. Sebelumnya kita telah memantau Pos Perbatasan Langkat-Aceh, Labuhanbatu-Riau, Padanglawas-Riau dan Madina-Sumatera Barat,” ungkapnya.

Melakukan Giat Pemantauan dan Pemeriksaan Pos-pos Perbatasan telah dilaksanakan sejak 06 Mei 2021 lalu, hingga saat ini menjelang lebaran.

“Hari ini terakhir saya memantau Pos-pos Perbatasan. Saya selalu ingatkan Anggota yang bertugas benar-benar melaksanakan tugasnya. Jangan sampai melakukan negosiasi dengan Pemudik, apalagi sampai terjadi Pungli kepada Pemudik,” ujarnya.

Dir Lantas juga memberikan semangat, dan menyampaikan Perlengkapan Penunjang di Pos Pam kepada Petugas, seperti Rompi Lantas, Senter, dan bantuan Logistik untuk membantu pelaksaan tugas di lapangan.

“Bertugaslah dengan aturan dan petunjuk yang benar. Berikan pelayanan dengan humanis. Sampaikan kepada Masyarakat dengan tegas terkait aturan, dengan mengedepankan etika sosial sikap pelayanan senyum, sapa, salam, saat melaksanakan pemeriksaan, dan mengarahkan untuk memutar balik kendaraan para masyarakat yang berniat mudik,” pesannya.

Ditambahkannya, sampai Selasa malam ini, kendaraan yang diarahkan putar balik karena untuk mudik, mencapai 3.498 Unit Kenderaan, terdiri Kendaraan Roda Dua, sebanyak 852 Unit, Mobil Penumpang, sebanyak 1.674 Unit, Bus, sebanyak 387 Unit, Mobil Barang, sebanyak 455 Unit, dan Kendaraan Khusus, sebanyak 130 Unit.

Penyekatan dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah melaui Satgas Penanganan Covid-19 yang menerbitkan Surat Edaran No. 13, Tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri, dan Upaya Pengendalian dan Pencegahan Penyebaran Covid-19, selama Ramadhan dan Lebaran, Tahun 2021.

Menyikapinya Surat Edaran tersebut, dilakukan pembatasan mobilisasi masyarakat melalui penyekatan pintu masuk Wilayah Batas Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

“Kita juga menyampaikan edukasi moral kepada masyarakat, bahwa tidak semua kendaraan yang kita nyatakan untuk diputar balik, yakni Kenderaan Angkutan Cargo/Barang, dan Kenderaan untuk melayani masyarakat dengan kegiatan non mudik,” cetusnya.

Kenderaan yang Kegiatan Non Mudik dimaksudkan tersebut,melaksanakan Perjalanan Dinas dengan dilengkapi Surat Tugas, mengunjungi Keluarga Sakit, Kemalangan, Keperluan Berobat Ibu Hamil, Melahirkan, dan Pelayan Kesehatan Darurat, dengan satu pendamping.

Aturan dan tindakan yang dilaksanakan ini, sebut Valentino, guna antisipasi, pencegahan, dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Terkait sejumlah Wilayah Aglomerasi yang dapat pengecualian, yakni Kabupaten/Kota berdekatan yang seyogyanya mendapat izin melakukan pergerakan, namun dibatalkan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Dir Lantas Poldasu, Kombes Pol. Valentino Tatareda yang selalu supel, dan loyal memperhatikan bawahannya, dengan karakteristik kepemimpinannya yang selalu kooperatif, langsung melaksanakan pemantauan, dan pemeriksaan kesiapan bawahannya saat bertugas, dan menyampaikan arahan dengan pendekatan cerdas yang saat ini sedang bertugas berjaga di Pos Penyekatan Perbatasan Provinsi.

(William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *