Pelaku Penganiayaan dan Kekerasan di Bone Serahkan Diri ke Polisi

oleh -3 views

BONE – Setelah dua hari masa persembunyiannya terduga pelaku penganiayaan berat tinggal jalan gunung Bawakaraeng kelurahan Watampone
Inisial AS (28) tahun, pekerjaan swasta akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian, Kamis (03/6/2021)

Pelaku AS menyerahkan diri ke pihak kepolisian setelah adanya laporan polisi tentang tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan. terhadap korban FM (34) tahun, pekerjaan wiraswasta, warga Jalan Sukawati Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

Kanit Reskrim Iptu Dr. Nurhayati SH., MH menyebutkan bahwa AS menyerahkan diri ke pihak Kepolisian Sektor Tanete Riattang berkaitan laporan polisi tindak pidana penganiayaan berat kepada korban FM yang terjadi di Jalan Sukawati Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone pada Rabu, (02/6/2021).

“Kronologis kejadian, saat itu AS lewat di depan tempat kejadian perkara mengendarai sepeda motor dan melihat FM sementara duduk bersama 2 orang temannya, kemudian selang beberapa menit AS datang membawa tombak dan parang mendekati FM tanpa tanya langsung menusuk FM menggunakan tombak mengenai dada sebelah kiri sehingga FM terjatuh dari tempat duduknya.

AS terus menusuk FM mengenai bagian kepala, FM memegang tombak AS hingga terlepas dari tangan AS, namun AS mengambil parang dan memarangi FM sehingga mengenai tangan sebelah kanan dan pinggang sebelah kanan FM.

Setelah melakukan aksinya AS meninggalkan FM menuju rumahnya sambil membawa tombak dan parang dengan berjalan kaki. FM lari menuju rumahnya yang tak jauh dari tempat kejadian, kemudian pihak keluarga membawa FM ke Rsu Tenriawaru Bone, Sulsel untuk di tangani medis.

Melalui Kapolsek Tanete Riattang Polres Bone Akp Andi Ikbal, S.Pd., SH membernarkan jika pelaku AS menyerahkan diri atas kasus penganiayaan berat yang terjadi di jalan sukawati dua hari yang lalu. “Pelaku AS bersama barang bukti sudah kita amankan di ruang tahanan Polsek Tanete Riattang Polres Bone sementara ini Unit Reskrim melakukan pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut. “tegas kapolsek.

Dari informasi yang di peroleh bahwa motiv penganiayaan berat yang terjadi dilatar belakangi karena aksi balas dendam dimana sebelumnya pelaku AS juga pernah dikejar parang oleh korban FM karena kesalah pahaman (A.Ida)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.