Kisah Pilu Keluarga di Nagekeo yang Menderita Penyakit Turunan

  • Whatsapp

Raja, Infobanua.co.id – Satu Keluarga alami kelumpuhan yakni Keluarga dari bapak Mikael Ngao dan almarhum mama Theresia Wea diKampung Raja Desa Raja Kecamatan Boawae Kabupaten Nagekeo menderita Penyakit kelumpuhan Total(Lumpuh Layu), penyakit ini turun temurun (Genetika) dari Keluarga ibunya. Dimana Almarhum Ibunya juga mengalami hal yang sama, bahkan Penyakit ini telah merenggut nyawa mama, dua orang kakak perampuan dan adiknya ungkap Elpidus Yonas Tiba Owa.

Penyakit genetika ini yang dialami keluarga Yonas membuat dirinya takut, karena sewaktu-Waktu dapat saja menyerang dirinya, adik bungsu Feliks Sianus Dheshu Tunga, umur 41 tahun, saat ini terbaring lemah tinggal tulang dan kulitnya dan kondisinya sangat Lemah dan memprihatinkan ujar Jonas.
Berbagai Perawatan medis telah dilakukan di Puskesmas Boowae, RSU Maumere, RSU di Malang namun tidak membuahkan hasil. Keluarganya pernah melakukan pengobatan alternatif maupun pengobatan tradisonal, maupun minta bantuan orang pintar dan tim doa tapi tidak membuahkan hasil. Bahkan Dokter Rumah Sakit kebingungan terhadap penyakit yang dialami oleh adik dan Keluarganya. Adiknya sempat dirawat RSU dan Dokter pun melakukan CT SCAN sampai X Ray namun dokter tidak bisa mendeteksi penyakit ini ungkap Jonas.

Dalam Dunia Kesehatan mengatakan bahwa, penyakit kelumpuhan ini dapat disebut juga Muscular dystrophy atau otot-otot yang membantu topangan tubuh tidak berfungsi, dimana penderita terlahir dalam keadaan normal, namun gejala mulai muncul apabila umur bertambah, nah disini si penderita harus berpegangan apabila ingin berjalan atau berlari.

Apakah ada obatnya?
Biasa pesien lumpuh, penyembuhan tidak dapat dilakukan. Pesien penyakit Genetika ini hanya bisa diberikan perawatan supportif untuk dapat meningkatkan Kualitas hidup.

“Jadi gini, pemeriksaan Genetis adalah satu cara untuk mengetahui apakah keluarga seperti anaknya mewariskan penyakit genetika ini. Biasanya sering terjadi dan diturunkan ke anak laki-laki dalam keluarga”

Ada Rumah Sakit Dr.Soetomo Surabaya adalah salah satu Rumah sakit yang dapat memberi uji diagnostic genestis dan molecular, namun biayanya cukup besar. Di rumah sakit Dr.Soetomo hanya bisa uji diagnostic, sedangkan untuk pengobatan trapy Gen hanya ada di Singapura.

Jonas mengharapkan Pemerintah Daereh Nagekeo bisa memperhatikan Keluarga Korban dengan membantu pengobatan, ya paling tidak kan puskesmas terdekat perminggu sekali utk datang lihat atau pengobatan, walaupun tingkat kesembuhannya minim tapi ada perhatian juga dan salah satu bentuk dukungan moril bagi keluarganya. Ya jujur saja kami dalam keluarga khususnya saya, bapak dan istri dari adik hanya berserah pada Tuhan. hanya berserah pada Tuhan. (Gusti B.Daga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *