BPBD HSU Siaga Pencegahan Karhutla

Amuntai, infobanua.co.id – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sugeng Riyadi mengatakan BPBD bersama tim sudah mulai melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah HSU. Senin (7/6/2021)

Sugeng mengatakan memasuki bulan juni ini kemarau sudah terasa, dan beberapa hari kemaren terjadi sempat kebakaran hutan dan lahan di HSU.

“Baru-baru ini terjadi karhutla di HSU namun tidak begitu luas, sedangkan untuk wilayah HSU dari 10 kecamatan yang perlu kita waspadai dimana beberapa titik yang rentan akan terjadinya karhutla, yang kerap terjadi ataupun intensitas terjadi karhutla yaitu kecamatan Banjang, Haur gading, Amuntai tengah, Danau panggang, Paminggir dan Amuntai selatan, namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi dikecamatan yang lain,” ucapnya.

Sugeng menjelaskan, sesuai dari pantauan BPBD HSU penyebab terjadinya karhutla khususnya di wilayah HSU adalah unsur kesengajaan dan tidak disengaja.

“Sampai sejauh ini 90% dari terjadinya karhutla adalah dari unsur kesengajaan, yang mana ulah dari manusia itu sendiri salah satunya dengan membuka lahan dengan cara dibakar untuk pertanian ataupun perkebunan, kurangnya pengawasan dari pembakaran itu sendiri maka terbakarnya lahan itu terlalu luas,” ujarnya.

Ia menyampaikan, dalam pencegahan karhutla BPBD HSU sudah mulai melakukan rangkaian kegiatan dalam pencegahan, salah satu kegiatan yang sedang berjalan adalah Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), yang mana pusdalops setiap harinya petugas piket yang bertugas mengawasi lahan-lahan dari satelit untik mendapatkan data-data kalaupun ada ancaman dari titik api yang berpotensi terjadinya karhutla.

“Kita juga bekerja sama dengan lintas terkait TNI, Polri dan Manggala Agni yang mana 1 bulan penuh anggota BPBD HSU melakukan patroli dilokasi yang memang rentan terjadi karhutla yang dimulai dari tanggal 1 juni kemaren, kita juga pasang baliho ditempat atau dipelosok untuk mensosialisasikan bahaya dan larang membakar hutan ataupun lahan,” kata sugeng.

BPBD HSU juga dalam waktu dekat akan melakukan rapat koordinasi yang mengundang dinas dan instansi terkait dalam mencegah terjadi karhutla di HSU.

“Saya berharap kepada semua pihak agar dapat ditanggulangi bersama dan bekerja sama, saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar lahan karena sudah ada aturan yang jelas dan akan ditindak tegas bagi pelanggar, jangan sampai lagi lah kita temui pembakaran lahan dengan unsur kesengajaan yang beresiko tinggi dan merugikan kita semua,” harap sugeng.

Fai/IB