Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Perlu Perhatian

  • Whatsapp

Banjarbaru, infobanua.co.id – Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan salah satu rintangan terhadap keberhasilan pembangunan. Bagaimanapun juga, tindak kekerasan akan berdampak terhadap korban seperti kurangnya rasa percaya diri, menghambat kemampuan perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, mengganggu kesehatannya, mengurangi otonomi, baik di bidang ekonomi, politik, sosial budaya serta fisik. Demikian juga dengan anak, kepercayaan pada diri sendiri dalam pertumbuhan jiwanya akan terganggu dan dapat menghambat proses perkembangan jiwa dan masa depannya.

 

Hal tersebut dikatakan Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Ermina Fujianti Wartono didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan perlindungan Anak Kota Banjarbaru Hj Mahrina Noor dalam acara Rapat TIM PPA Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru, di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarbaru, Jumat (11/6/2021).

 

Ermina Fujianti Wartono menerangkan, sebagai manusia, perempuan dan anak juga memiliki hak yang sama dengan manusia lainnya dimuka bumi, yaitu hak yang dipahami sebagai hak-hak yang melekat secara alamiah sejak ia dilahirkan, hak untuk mendapatkan kebebasan dari segala bentuk kekerasan, penindasan, penganiayaan, atau perlakuan apapun lainnya menyebabkan manusia tak dapat hidup secara layak sebagai manusia.

 

“Dalam Undang-Undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak memberikan kewajiban bagi semua pihak termasuk negara untuk melindunginya. Fenomena kekerasan terhadap perempuan dan anak tentunya merupakan bentuk kekejaman yang harus bersama kita hentikan. Mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, sampai dengan prostitusi online anak, merupakan kasus yang harus kita tangani bersama sama,” jelasnya.

 

Ermina Fujianti Wartono mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini, melalui Rapat Tim Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru tentunya diharap seluruh stakeholder Kota Banjarbaru dapat saling bersinergi dengan baik dan bersama-sama menangani masalah berdampak dalam jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

“Terimakasih kepada seluruh SKPD terkait serta seluruh pihak yang terlibat dalam penangan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kota Banjarbaru,” ucapnya.

Yus/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *