Pakai Masker Belum Cukup Lawan Covid-19

  • Whatsapp

Dokter Pribakti –dokter senior Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjarmasin mengatakan, bahwa laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan bahwa penggunaan masker dapat mengurangi risiko penularan Covid-19. Hal ini berdasarkan studi yang didukung oleh WHO. Panduan terbaru tentang penggunaan masker pun dikeluarkan WHO.

Tenaga medis baik yang merawat pasien Covid-19 atau tidak, semuanya wajib menggunakan masker medis. Tak hanya itu, orang berusia diatas 60 tahun juga diwajibkan memakai masker medis. Panduan juga menyebut, penggunaan masker penting untuk dilakukan di tempat-tempat umum.

Meski demikian, penggunaan masker saja tidak cukup untuk mencegah seseorang dari infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Protokol kesehatan lainnya wajib untuk dijalankan seiring dengan penggunaan masker. Dalam pedoman baru penggunaan masker yang dikeluarkan WHO memang ada perubahan, tetapi juga tetap ada pedoman lama yang berlaku.

Bahkan kata Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan perlunya untuk tetap menjaga jarak, mencuci tangan, atau mengikuti protokol kesehatan lainnya yang telah ditetapkan. Penggunaan masker hanya salah satu bagian dalam proktol kesehatan yang perlu dilakukan untuk melawan Covid-19. Masker saja tidak dapat mengalahkan virus corona.

Oleh sebab itu, adalah pemahaman yang salah bagi orang-orang yang malas melakukan protokol pencegahan, bahwa penggunaan masker saja sudah cukup. “Masker saja tidak akan melindungi Anda dari Covid-19. Masker bukan pengganti jarak fisik, kebersihan tangan, dan tindakan kesehatan masyarakat lainnya,” kata Pribakti.

Selain itu, WHO juga menghimbau untuk orang yang sakit dengan gejala Covid-19 tetap berada di rumah dan melakukan konsultasi dengan penyedian layanan kesehatan.

Bila diperlukan maka carilah perawatan ke fasilitas kesehatan yang tersedia. Selain itu, bisa dengan melakukan isolasi mendiri dengan tetap terpantau kondisinya oleh tenaga medis.

Pribakti menambahkan, hal penting lainnya dalam melawan Covid-19 bagi suatu negara adalah menemukan kasus dengan segera, mengisolasi, melakukan perawatan, dan melakukan pelacakan kontak (contact tracing) dari pasien positif. “Itulah cara yang kita tahu berhasil (menekan penularan virus),” katanya.

ratno timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *