Jadi Ketua Ketua Flobamora Kalbar Butuh Figur Yang Bisa Merangkul Semua Anggota

  • Whatsapp

Catatan Kritis Musda II Flobamora NTT Propinsi Kalbar.

Pontianak, Infobanua.co.id – Salah satu Tokoh Muda Nagekeo-Kalbar, Agustinus Bebi Daga, S.IP menuturkan, untuk menjadi Ketua Umum Flobamora Kalbar yang begitu besar ini butuh figur yang siap merangkul semua Anggota, terutama bagi mereka yang berada  di perantauan. Dia harus ada pengorbanan waktunya, tenaga, dan bahkan uang itu akan secara otomatis untuk mengurus  masyarakat  asal Nusa Tenggara Timur, yang ada  di wilayah provinsi Kalbar.

Artinya, mereka lain belum bisa,  dan  juga merasa diri belum siap. Bisa saja masalah finansial itu yang paling utama, Gusti Bebi Daga kepada awak media di Pontianak, Sabtu (26/06/2021).

Peserta Musda II Flobamora NTT Provinsi Kalimantan Barat di ikuti perwakilan dari Kabupaten Sintang, Sanggau, Landak, Ketapang, Pontianak dan Bangkayan,

Gusti berharap kepada pengurus yang terpilih nanti diharapkan Tanamkan kepada kami  cara-cara organisasi bermartabat.
Dengan demikian, akan menjadi warisan bagi masyarakat NTT yang ada di Kalbar. Bahwa ternyata meskipun kami ini orang susah, dan kehidupan yang penuh dengan konflik-konflik, tapi kami tetap menjaga martabat dan marwah kami  sampai ke level berorganisasi sekalipun, katanya.  salah satu unsurnya memilih ketua umum. Kami berharap, siapun ketua yang terpilih nanti harus mengakui, bahwa ada anak kandung, yang saat ini sedang menunggu untuk bagaimana si anak membutuhkan kasih sayang dan bermartabat.
Sehingga apapun keputusannya nanti  kami merupakan bagian yang tak terpisahkan dari  warga Flobamora. Karena pelayanan organisasi seperti Flobamora ini bukan pelayanan seperti administrasi kantor, tapi bagaimana memastikan masyarakat NTT (mereka tidak menangis), tidak terluka dan tidak berderai airmata di tanah rantau (negeri orang).
Demikian imbau Gusti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Kata2 “kami ini org susah dan penuh konflik-konfik” ini perlu diralat,,enak saja dia bilang kita org susah dan penuh konflik, tolong kalau komunikasi itu gunakan kata2 yg membangun, ini saya anggota Flobamora dari kab. Bengkayang