2 Unit Layanan Masuk Final Inovasi Layanan Publik, Menteri Trenggono: Semoga Kita Jadi yang Terbaik

  • Whatsapp

Jakarta, infobanua.co.id – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono memotivasi para pegawai Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM). Hal ini terkait dengan masuknya dua unit pelayanan dalam ajang top inovasi pelayanan publik yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“Semoga yang kita sampaikan menjadi yang terbaik,” kata Menteri Trenggono usai presentasi dan wawancara finalis ajang tersebut di Jakarta, Senin (28/6/2021).

Sementara Kepala BKIPM, Rina mengungkapkan, kedua Unit Layanan yang menjadi finalis ialah Balai KIPM Mataram dan SKIPM Jambi. Masing-masing mereka menunjukkan inovasi layanannya yang memudahkan layanan karantina ikan kepada para pengguna jasa.

“BKIPM Mataram dengan Si Chupang dan SKIPM Jambi mengirimkan Patin Jambi Kito,” terang Rina.

Si Chupang, kata Rina adalah akronim dari Aplikasi Cukup Mudah dan Gampang (Si Chupang) atau layanan berbasis android yang bisa diunduh oleh para pengguna jasa. Melalui aplikasi ini, mereka tak perlu datang langsung ke kantor BKIPM Mataram untuk mengurus sejumlah layanan karantina seperti HACCP, CKIB, dan lain sebagainya.

“Jadi ini memudahkan sekali khususnya di NTB yang terdiri dari dua pulau, Lombok dan Sumbawa. Jadi orang Sumbawa tak harus datang ke Mataram untuk mengurus, jadi tinggal buka Si Chupang,” jelasnya.

Kemudian Patin Jambi Kito adalah akronim dari Pelayanan Terintegrasi Jaminan Ikan Bermutu Tinggi dan Karantina Profesional. Rina mengungkapkan, ini merupakan inovasi pertama yang terbukti telah mampu menurunkan insiden terjadinya wabah penyakit ikan. Dari yang semula 8 insiden menjadi nihil.

“Kemudian dari sini juga ada percepatan layanan dari 26 jam menjadi 0,5 jam pada tahun 2020,” tutup Rina.

Sebagai informasi, sebelum menjadi finalis, dua inovasi ini bersaing dengan 1.609 proposal inovasi lain.

Selanjutnya, Patin Jambi Kito akan beradu dengan 99 inovasi lain dari kementerian/lembaga, pemda, BUMN dan BUMD. Kemudian Si Chupang dari Balai KIPM Mataram akan diadu dengan 15 replikasi inovasi dari kementerian/lembaga lain.(*)

indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *