Kelangkaan dan Mahalnya Harga BBM dan Gas Terutama di Daerah 3T,di Perlukan Pengawasn Ketat BPH Migas

  • Whatsapp

Jakarta, infobanua.co.id – Anggota Komisi VII DPRRI Arkanata Akram di saat menggelar Fit and Proper Test Calon Ketua dan Anggota Komite BPH Migas Masa Jabatan 2021 – 2025 di Ruang Rapat Komisi VII DPRRI,di gedung Nusantara I,Jakarta,Senin (28/6/2021),mengingatkan calon anggota Komite BPH Migas akan tugas utamanya yakni pengawasan dan pendistribusian.

Menurutnya Salah satu tugas dari BPH Migas adalah pengawasan dan pendistribusian,mengingat hingga kini masih banyak terjadi kelangkaan dan mahalnya harga BBM dan Gas terutama di daerah 3T (Terdepan,Terpencil,Tertinggal).

Menurut Legislator asal daerah pemilihan Provinsi Kalimantan Utara ini,ketika kita berbicara mengenai Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas),maka yang kita hadapi bukan hanya masalah teknis,tetapi menyangkut pada masalah masalah sosial ekonomi masyarakat secara makro maupun mikro.

“Saya berasal dari Dapil 3T,Dapil Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.Di Kalimantan Utara banyak sekali kelangkaan BBM ataupun kelangkaan Gas yang tentu saja ini banyak di butuhkan masyarakat”,kata Arkanata.

Kelangkaan dan mahalnya harga BBM dan Gas di sinyalir ada permainan yang tentu saja ini memerlukan perhatian dan pengawasan serius.

“Banyak sekali harga harga tabung gas yang juga masih mahal dari yang seharusnya,ini tentu ada permainan yang di butuhkan pengawasan sangat ketat,”tegas Politisi Partai Nasdem tersebut.

Untuk mengatasi itu diperlukan suatu perubahan mindset terutama sekali buat para calon ketua dan anggota BPH Migas priode 2021-2025,untuk mengatasi persoalan BBM dan gas terutama di daerah 3T.

“Mindset seperti apa yang seharusnya di bentuk oleh BPH Migas ini karena salah satu tugas terpenting dari BPH Migas adalah untuk pengawasan untuk pendistribusian,”pungkas Arkanata Akram

indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *