Pemkot Blitar Perpanjang Penutupan Sementara MBK dan Istana Gebang

  • Whatsapp
Pemkot Blitar Perpanjang Penutupan Sementara MBK dan Istana Gebang.

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kota Blitar, memperpanjang penutupan sementara kawasan Makam Bung Karno (MBK) dan Istana Gebang.

Karena Kota Blitar masuk daerah yang ikut menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai tanggal 03 Juli hingga tanggal 21 Juli 2021.

“Karena Kota Blitar masuk dalam PPKM Darurat dan sambil menunggu keputusan dari Walikota Blitar, hari ini kawasan Makam Bung Karno dan Istana Gebang masih ditutup,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono, Kamis 01-07-2021.

Menurut Tri Iman, sebelumnya Pemkot Blitar telah menutup sementara kawasan Makam Bung Karno dan Istana Gebang selama tiga hari sejak Senin 28 Juni 2021 hingga Rabu 30 Juni 2021.

Penutupan sementara kawasan Makam Bung Karno dan Istana Gebang sebagai upaya dalam mencegah dan mengendalikan kasus Corona Virus Disease-2019 atau covid-19 di Kota Blitar.

Semestinya kawasan Makam Bung Karno dan Istana Gebang dibuka kembali pada hari ini Kamis 01 Juli 2021.

Namun karena ada penerapan PPKM Darurat mulai tanggal 03 Juli hingga tanggal 21 Juli 2021, akhirnya Pemkot Blitar memperpanjang penutupan kawasan Makam Bung Karno dan Istana Gebang.

“Kami belum tahu kapan dibuka lagi, kami menunggu surat edaran Walikota. Buka dan tutupnya mengikuti surat edaran Wali Kota,” jlentrehnya.

Semantara Sekretaris Satgas covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, mengatakan bahwa, Kota Blitar masuk daerah yang menerapkan PPKM Darurat mulai tanggal 03 hingga tanggal 21 Juli 2021.

Selama pemberlakuan PPKM Darurat, Pemkot Blitar memperketat pembatasan kegiatan warga masyarakat termasuk menutup sementara tempat kawasan wisata termasuk MBK dan Istana Gebang.

Disamping itu Pemkot Blitar juga akan membatasi jam operasional rumah makan, restoran, dan kafe selama penerapan PPKM Darurat.

“Kebijakan untuk PPKM Darurat masih diproses dalam bentuk Instruksi Walikota,” terang Hakim.

Ditempat terpisah Ketua Paguyuban Pedagang City Walk Makam Bung Karno, Arif Yustofa, mengatakan tidak masalah dengan penutupan kawasan Makam Bung Karno dan Istana Gebang diperpanjang.

Karena para pedagang sadar akan kebijakan penutupan Makam Bung Karno dan Istana Gebang sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 yang kasusnya semakin tinggi.

Namun Arif berharap ada kebijakan dari Pemkot Blitar kepada para pedagang di sekitar Makam Bung Karno dan Istana Gebang selama penutupan.

“Para pedagang MBK di belakang dan Istana Gebang kiosnya menyewa. Mungkin selama penutupan Pemkot Blitar membebaskan beaya sewa selama satu bulan,” pungkasnya. (Eko.B).

KETERANGAN FOTO:
Kawasan Istana Gebang, jalan Sultan Agung 59, Kota Blitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *