Pilkada 2024, KPU Bone Usul Dana ke Pemerintah Daerah 89 Milliyar

  • Whatsapp

Bone, infobanua.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU).Kabupaten Bone jelang Pilkada 2024 mengusulkan dana anggaran kepada pemerintah daerah (Keuangan) sebesar Rp. 89 Milliar lebih.

Hal itu di ungkapkan oleh Andi Mappanisong S.Pd.M.Pd selaku Kordiv.Devisi Perencanaan dan Data KPU Bone saat di temui di ruang kerjanya, Kamis(01/7/2021)

Andi Mappanisong yang didampingi 2 Anggota Komisioner Abd Rahim dan ibu Harmita mengatakan pihaknya belum bisa secara rinci untuk patenkan karena ada tahapan atau regulasi, namun dalam bentuk estimasi pihaknya sudah membuat dan menyusunnya dengan berdasarkan pengalaman pilkada yang lalu sehingga di usulkan sebesar 89 M lebih

Beliau juga jelaskan bahwa usulan itu belum fiks, karena saat diusulkan , pihak keuangan daerah menyampaikan jika pemerintah daerah tidak menyanggupi untuk satu kali cair sehingga kemungkinan pemerintah daerah akan menyisihkan dana pilkada dengan cara menyicil setiap tahun.

Berdasar dari pokok2 pikiran yang disampaikan oleh KPU dengan dasar estimasi usulannya, sempat dipertanyakan oleh pihak DPRD Bone .

Andi Mappanisong menjelaskan bahwa yang paling banyak menelan dana adalah tenaga Edhock yaitu tenaga penyelenggara pemilu tingkat kecamatan , desa dan TPS sebesar Rp. 43 Milliyar lebih dari seperduanya, disisi lain pihak anggota DPRD Bone meminta jika bisa ditekan atau di pres anggaranya, termasuk Bintek Bintek namun itu tidak bisa dilakukan karena utamanya gaji atau honor tenaga Edhock sudah paten dan ada aturannya tersendiri

“Ada 4 aitem pembiayaan penting diantaranya pembiayaan pelaksanaan, persiapan, honor honor Pokja , honor penyelenggara dan operasional, dari semua itu yang paling banyak adalah tenaga Edhock sekitar 43 M lebih dengan jumlah desa 372 dengan estimasi TPS yang ada di kab. Bone sekitar 2340 TPS dan di perkirakan 1 TPS 400 DPT ( daftar pemilih tetap ) apalagi di bulan Mei 2021 kemarin kami telah apded daftar DPT mencapai 563.047” Ujar Andi Mappanisong

Lanjut, “sedang Bintek bisa saja , cuman takutnya nanti tidak maksimal pemilu mendatang, karena pemahaman tenaga Edhock tentang pemilu sangat minim sehingga pelaksanaan dilapangan bermasalah jadi kami dari pihak KPU inginkan EdHock ini betul betul memahami tugas dan fungsinya” Tambah Andi Mappanisong

Sementara itu dari keterangan Kepala Badan Keuangan Aset Daerah kab. Bone H. Najamuddin menjelaskan, kalau pemerintah daerah sudah buatkan ranperda tentang dana cadangan

“Karena ranperdanya sudah ada tentang dana cadangan Dinda, otomatis kita akan mulai pada tahun 2022 dengan di cadangkan Rp. 20 M kemudian tahun 2023 juga sama Rp. 20 M dan untuk selebihnya nanti di tahun 2024” kata H. Najamuddin saat di temui di ruang kerjanya Kamis, (01/7/2021)

H.Najamuddi menekankan, rencana anggaran yang di buat oleh KPU yang disampaikan ke tim anggaran, setelah nanti dilakukan refisi atau menguji kewajarannya dalam usulan dana anggaran Pilkada 2024 mendatang kalau sudah sesuai dengan usulan , pemerintah daerah akan menyesuaikan dengan dananya kalau memang disitu banyak tidak perlu akan di buka.(A.Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *