PPKM Darurat, Pemkot Blitar Canangkan Sekolah Daring, Tempat Wisata Tutup

  • Whatsapp
Walikota Blitar, Santoso.

Blitar, Infobanua.co.id –Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar termasuk dalam daftar daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai Sabtu 03 Juli hingga Selasa 20 Juli 2021 mendatang.

Pemkot Blitar akan memperketat pembatasan kegiatan masyarakat selama pelaksanaan PPKM Darurat tersebut.

“Kami akan membuat Surat Edaran (SE) untuk pelaksanaan PPKM Darurat,” kata Wali Kota Blitar, Santoso, Jum’at 02 Juli 2021.

Menurut Santoso, secara garis besar pemerintah semakin memperketat pembatasan aktivitas masyarakat selama PPKM Darurat. Seperti tempat kawasan wisata harus tutup selama pelaksanaan PPKM Darurat.

“Seperti tempat wisata yang kemarin kami tutup sementara selama tiga hari akan dilanjutkan sampai 20 Juli 2021,” terangnya.

Lebih lanjut Santoso menerangkan, demikian juga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah, juga kembali menggunakan sistem daring atau online selama pelaksanaan PPKM Darurat. Karena Pemkot Blitar sudah menerapkan pembelajaran tatap muka pada tahun 2021 ini.

“Saat ini sekolah masih libur, tapi kalau nanti sudah masuk harus dengan sistem daring, tidak boleh melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM),” tegasnya.

Disinggung terkait kegiatan di tempat ibadah selama PPKM Darurat, Santoso mengatakan akan dibuatkan regulasi lebih lanjut oleh Kementerian Agama.

“Kegiatan di tempat ibadah juga ada pembatasan sesuai ketentuan PPKM Darurat,” jlentrehnya.

Selanjutnya Santoso menjelaskan, untuk di perkantoran, sesuai dengan aturan PPKM Darurat harus Work From Home (WFH).

Tapi masih mencermati tentang kondisi di wilayah. Selama persoalan kantor tidak esensial, masih bisa dilakukan WFH 50 porsen.

“Karena kantor harus tetap jalan, kantor juga menuntut percepatan penyerapan anggaran agar roda ekonomi tetap berputar,” pungkasnya. (Eko.B). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *