Mentri Pertanian Berkunjung ke Kab. Bone Guna Panen Raya Jagung Hibrida

  • Whatsapp

Bone, infobanua.co.id – Kunjungan kerja Menteri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.H.,M.Si. di Kabupaten Bone, disambut oleh Bupati Bone Dr. H.Andi Fahsar M.Padjalangi M.SI bersama Forkopimda Sabtu( 03/7/2021) sekira pukul 16.30 Wita.

Menteri Pertanian ke Kabupaten Bone dalam rangka melaksanakan Panen Perdana Jagung Hibrida Musim Tanam April-September 2021 di Desa Lanca Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone.

Sejak mendapat amanah menjadi Menteri Pertanian,mantan gubernur dua periode ini baru pertama kali melakukan kunjungan kerja ke kab. Bone

Di depan Bapak Mentri Pertanian Bupati Bone menuturkan, bahwa keberhasilan jagung di Kabupaten Bone di mana kurang lebih 60 hektar siap tanam bahkan kab. Bone menjadi kab.penyuplai sektor komoditi jagung di tingkat nasional dengan produksi 500 ribu ton jagung per tahun.

“Insya Allah kab. Bone akan menjadi kab. mensupport kebutuhan nasional, yang menjadi kendala sering terjadi panen berlimpah harga sedikit turun” ujar Bupati Bone

Bupati Bone juga menyampaikan sektor pertanian pangan , kab. Bone tahun lalu berada pada posisi rangking ke 7 secara nasional penghasil beras namun tahun kemarin turun menjadi rangking ke 9 penyebabnya di samping Covid – 19 juga kurangnya bibit dan pupuk , sedangkan posisi ternak besar Bone berada pada posisi populasi sapi terbesar ke 2 seluruh Indonesia.

Mendengar apa yang di sampaikan oleh Bupati Bone , Mentri pertanian Syahrul Yasin Limpo menyambutnya dengan mengatakan,

“Yang menunjang Pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya pertanian mencapai 16, 4% yang lainnya turun, semua Sektor pertanian secara nasional satupun tak ada yang turun”Ujar Pak Syahrul

Ditambahkan , yang harus diketahui kalau kita tanam jagung yang harus di ketahui adalah berapa untungnya tidak boleh tanam aja harus diketahui hasilnya berapa karena kita punya tanah yang bagus, manusia kita bagus berati interpensinya cuman 2 , SDMnya makin terampil dan technologi serta mekanisasi , kemudian jelas marketablenya seperti apa” pesannya

Sedangkan dari produksi beras menurut Syahrul rata rata perhitungan beras 800, gaba 410 kenapa tidak di hitung 12.000. selain itu Mentri juga berharap jangan cuman jagung saja,ada pisang yang bisa di olah jadi nasi pisang , justru yang lebih menarik Mentri pertanian ini justru ingin melakukan uji coba kedelai hitam yang ada di Bone beliau mau ada produk kecap manis cap Bone karena
Kabupaten Bone yang daerahnya memiliki hamparan yang luas, ditambah etos kerja dan kebersamaan masyarakat harus menjadi prioritas Kementerian Pertanian.

“Olehnya itu Bapak Dirjen, catat baik-baik kebutuhan dan permintaan Puang Baso Bupati Bone, apa yang bapak Bupati sampaikan, buat konsepnya pastilah kita bantu,” kata SYL.

Dikegiatan itu diserahkan pula beberapa bantuan berupa pupuk cair dan benih kepada kelompok tani serta, KUR dan 5 unit combine harvester dari Mentri Pertanian Dr. H. Syahrul Yasin Limpoh SH.MH .M.Si (A.Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *