Warga Masyarakat Kabupaten Simalungun Desak Kapolres Simalungun Tangkap Landit CS

  • Whatsapp

Simalungun, infobanua.co.id – Terkait maraknya Perjudian Tebak Angka Berhadiah, jenis Togel dan Hongkong di Wilayah Hukum Polres Simalungun, seperti di Kecamatan Tiga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, dan Jorlang Hataran, membuat masyarakat Setempat telah resah, dan meminta kinerja Kepolisian agar segera memberantasnya.

Menurut Warga Masyarakat Sekitar,
Landit Sidabutar sebagai Agen Togel Besar di Dua Kecamatan, bersama dengan Groupnya bermarga Butar-butar, Purba, dan marga Gultom. Mereka ini disinyalir sebagai Agen dan Bandar Perjudian Tebak Angka Berhadiah, Jenis Togel dan Hongkong yang tak pernah tersentuh oleh Hukum, di Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan hasil Informasi yang diperoleh dari Narasumber yang sangat layak dipercaya mengatakan, bahwa Landit S, bersama dengan Groupnya sangat bebas beroperasi dengan Praktik Perjudian Tebak Angka Berhadiah, jenis Togel dan Hongkong di Kecamatan Tiga Dolok tersebut.

Meskipun Warga Masyarakat sudah sering menyampaikan keluhan tentang keresahan adanya Agen dan Bandar Judi Besar Tebak Angka Berhadiah, jenis Togel dan Hongkong di Wilayah Hukum Polres Simalungun, Sumatera Utara, namun Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo, S.IK., hingga saat ini belum juga merespon dan mengambil tindakan tegas terhadap Pelaku Perjudian Togel tersebut.

Narasumber juga menjelaskan, kalau bisnis haram itu sudah tidak ada lagi yang bisa menggubris atau menggugatnya, diikarenakan Landit Cs diduga sudah memberikan Stabil yang cukup lumayan dengan tujuan bekerja sama dengan pihak kepolisian, supaya para penulisnya disetiap lokasi aman dan tenang melakukan bisnis judi tersebut.

Narasumber juga menjelaskan kalau Pemilik Modal dalam perjudian tersebut yakni bermarga Butar-butar, panggilan sehariannya disebut Icin Butar-butar.

“Icin itu Ketua Organisasi Kepemudaan di Kecamatan Tiga Dolok. Icin itu lah Pemilik Modal Besar atau Bandar didalam Group TIKOTI nya, dengan Landit, dan bersama Purba, Warga Jalan Medan.

“Landit merupakan Agen, dan B Gultom sebagai Humasnya. Kami dari para Warga sudah pernah melaporkan Landit bersama dengan groupnya ke Polsek Tiga Dolok dan Polsek Jorlang Hataran, melalui phone dan chattingan via WhatsApp
akan tetapi hingga saat ini sama sekali tak pernah digubris.
Mungkin stabil yang disampaikan lumayan, sebab itu tidak digubris,” jelas Narasumber yang enggan dipublikasikan namanya .

Saat dikonfirmasi Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo, S.IK., beserta Kasat Reskrim, AKP Rachmat via WhatsApp nya, keduanya tidak respon.

Sehingga atas maraknya perjudian togel di Dua Kecamatan yang dikelola Landit CS, Muhammad Prayogi, SH., MH., dari salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat angkat bicara.

“Kapolres Simalungun seharusnya tanggap, dan respon dengan keluhan Warga Masyarakatnya,” tegas Wakil ketua DPP LSM Lidik Kriminal tersebut.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, S.IK., harus tanggap dan respon dengan keluhan Masyarakatnya, bila perlu Kapolres ataupun Kasat Reskrim polres Simalungun turun langsung ke lokasi, untuk memastikan kebenaran informasi yang di keluhkan, demi menjagakan kekondusifan dan sesuatu hal yang tidak diinginkan antara masyarakat dengan bandar maupun agen perjudian yang dimaksud warga tersebut.

Jika pihak kepolisian tidak tanggap dengan masyarakatnya, maka hal seperti itulah yang sering terjadi, sehingga menimbulkan permasalahan atau gejolak antara masyarakat dengan yang bersangkutan, dan hal permasalahan seperti itulah juga yang sering menyebabkan permasalahan menjadi besar hingga terjadi saling melaporkan, akhirnya mengakibatkan masyarakat tidak kondusif lagi dikarenakan tidak responnya pihak kepolisian dalam menanggapi keluhan masyarakatnya.

Menurut M.Prayogi,
“Jikalau pihak kepolisian yang tidak respon atau tidak tanggap dengan keluhan Masyarakat, silahkan dilapor melalui Dumas Propam itu pasti diterima dan langsung ditindaklanjuti,” jelasnya.

Perihal ini akan kita pantau dan kawal terus sampai Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo beserta Jajarannya serius memberantas perjudian di Wilayah Hukum Polres Simalungun. Bila Kapolres tidak juga merespon untuk menindak lanjutinya, kita akan langsung temui Kabareskrim Polisi, Komjen Pol. Agus Adrianto di ruang kerjannya,” pungkas M. Prayogi saat dikonfirmasi via selulernya, Minggu (04/07/2021).

(AG-William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *