Cegah Melonjaknya Covid-19 Di Kota Banjarmasin, Kadinkes Kota Banjarmasin Perketat Pintu Keluar Masuk Dermaga Pelabuhan

  • Whatsapp

 

 

Banjarmasin, info banua.- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menginstruksikan agar pintu masuk di Kota Banjarmasin khususnya di Pelabuhan diperketat. Pasalnya, saat ini beberapa wilayah di Indonesia mengalami pelonjakan angka Covid-19.

 

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan memperketat perbatasan antar kota maupun Provinsi di Kalimantan Selatan (Kalsel). “Diperbatasan Kota dan Provinsi khususnya provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” sambung Machli.

 

“Kawasan pintu masuk pelabuhan merupakan potensi penularan Covid-19, itu yang kita khawatirkan. Jadi akan diperketat di pelabuhan,” ucap Kepala Dinkes Kota Banjarmasin Machli Riyadi, usai rapat bersama Forkopimda Kota Banjarmasin, Senin, (05/07).

 

Disinggung pengetatannya seperti apa? Machli mengaku bentuk pengetatannya yakni akan mempersyaratkan orang yang masuk Banjarmasin menyertakan hasil PCR negatif, minimal rapid test antigen.

 

“Kalau di bandara kan PCR standarnya, jadi di pelabuhan sebelum keberangkatan ke Banjarmasin mereka sudah mengantongi surat minimal Rapid test antigen negatif.

 

Dan di Banjarmasin diperiksa. Ini juga berlaku seluruh ABK,” jelasnya.. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), untuk melaksanakan pengetatan tersebut.

 

“Waktunya 1 X 24 jam, dan tentu komitmen bersama lintas sektor bahwa itu akan diperketat,” ungkapnya. Machli tak menampik, angka Covid-19 di Kota Banjarmasin juga meningkat dari sebelumnya hanya 83 kasus, menjadi 110 kasus aktif, setelah sepekan. Ia pun menghimbau agar masyarakat selalu waspada agar tidak ada lonjakan kasus Covid-19 di Kota Seribu Sungai.

 

“Tanpa pengetatan ini takutnya kita kecolongan. Jadi kita harus waspadai agar menghindari lonjakan atau bom waktu bisa meledak kapan saja,” himbau Machli.

 

Kapan dimulainya pelaksanaan pengetatan tersebut? Jubir Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin tersebut menerangkan, seusai dari rapat koordinasi pihaknya akan membuat surat edaran dari Walikota. “Dan saat itu lah akan kita berlakukan. Secepatnya dalam minggu ini juga,” pungkasnya.

 

feb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *