Kabagops Polres Depok Ojo Ruslani, Pimpin Patroli Titik PPKM di Kota Depok

  • Whatsapp

Depok, Infobanua.co.id – Warga Depok di minta patuhi aturan yang sedang diberlakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Depok, Pasal nya setelah mendapat jabatan baru sebagai Kepala Bagian Operasional ( Kabagops) Polres Metro Depok, AKBP Ojo Ruslani MSi memimpin langsung Apel Pelaksanaan Kegiatan Patroli Gabungan Skala Besar Operasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), untuk menekan laju penularan virus corona (Covid-19), di Wilayah Hukum Polres Metro Depok, Senin, (05/07/2021)

Patroli Skala Besar Operasi Yustisi ini menitikberatkan pada penegakkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), untuk menekan laju penularan virus corona (Covid-19). dengan melibatkan TNI, Polri, Sat Pol PP, dan Dishub Kota Depok.

AKBP Ojo Ruslani MSi Polres Metro Depok, mengatakan saat ini kita mengadakan penutupan, ada 5 titik yang kita tutup di Kota Depok, latar belakang yang kita tutup di Kota Depok adalah dalam rangka pelaksanaan PPKM darurat, kita tahu kota Depok ini sudah dalam keadaan merah.

“saya berharap dengan ada nya penutupan ini, bisa membatasi warga berkegiatan, kecuali berkegiatan yang memang esensial, kegiatan yang kritikal, yang boleh di lakukan, diluar itu saya berharap agar warga diam dirumah dulu. Pusat perbelanjaan, tempat ibadah, pusat olahraga, pusat berkegiatan sosial dan berbudaya semua sudah di tutup untuk sementara,” ujar AKBP Ojo Ruslani.

Patroli Gabungan Pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Depok.
Dirinya meminta kepada seluruh warga masyarakat kota Depok diam di rumah dulu, dan membantu pemerintah, karena bagai manapun usaha dari kepolisian tidak akan berhasil ketika kontribusi dari masyarakat itu tidak ada.

“Saya minta betul ini, tahan dulu masa berlaku PPKM darurat dari tanggal 03/07/2021 sampai dengan taggal 20/07/2021, saya minta warga patuhi dulu”.

AKBP Ojo Ruslani melanjutkan ada lima titik yang ditutup dimasa PPKM Darurat. Titik pertama di depan GDC, titik kedua di pertigaan Dewi Sartika – Kartini, kemudian berikut nya ada 3 titik di UI dalam kota, di luar kota Depok ada 2 titik, pertama di Cilangkap depan SPBU kemudian, yang kedua di luar kota Depok Parung Ciputat persis nya di depan perumahan BSI.

“Titik – titik itu lah yang kita lakukan penyekatan, sehingga dengan penyekatan tersebut pembatasan orang berkegiatan diluar ini bisa kita lakukan,”Tegas AKBP Ojo Ruslani MSi., (Wahyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *