Pelaku Tindak Pidana Perzinahan di Ringkus Oleh Personil Unit Resmob Polres Bone dan Polres Kolaka,

  • Whatsapp

Bone, infobanua.co.id – Personil Unit Resmob Polres Bone dipimpin Kanit Resmob IPDA MUH.RIAD, S.Sos bersama Unit Resmob Polres Kolaka yg dipimpin langsung oleh AIPDA HENRA telah melakukan penangkapan pelaku tindak pidana perzinahan Minggu 04 Juli 2021 sekira jam 22.00 wita, bertempat di Kampung Bajo Kel.Bajoe Kec.Tanete Riattang Timur Kab.Bone.

RAHIM Umur : 29 tahun Alamat : Jl.Korapu Kel.Dawi Dawi Kec.Pomala Kab.Kolaka yang merupakan suami korban bernama SS mengetahui istrinya mendapat perlakuan yang tidak senonoh itu langsung melaporkan kepihak berwajib

Pelaku dengan identitas berinisial HR (20)alamat kecamatan Pomala kab. Kolaka melakukan aksi bejatnya kepada SS 21 tahun (istri pelapor) di Jl.Korapu Kel.Dawi Dawi Kec.Pomala Kab.Kolaka pada tanggal 12 Mei 2021.

Awalnya pada hari Rabu tanggal 12 mei 2021 sekitar pukul 19.00 wita

Hal itu terjadi berawal pelaku HR dengan istri pelapor an.SS dengan kronologis HR telah membawa lari istri pelapor ke Kab.Bone, sehingga pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kolaka.

Sehubungan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ 164 / VII / 2021 /RES KOLAKA/POLDA SULAWESI TENGGARA, tanggal 02 Juli 2021, Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bone bersama Unit Resmob Polres Kolaka melakukan serangkaian proses penyelidikan dan berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku dimana tepatnya pada hari Minggu tgl 04 Juli 2021 tim mendatangi rumah pelaku di Kampung Bajo Kel.Bajoe Kec.Tanete Riattang Timur Kab.Bone dan berhasil menemukan serta mengamankan kedua terduga pelaku tanpa adanya perlawanan.

Saat dilakukan introgasi Terduga Pelaku menjelaskan dan mengakui secara berterus terang bahwa betul dirinya telah melakukan perzinahan dengan cara terduga pelaku kawin bersama istri pelapor tanpa seizin pelapor atau belum cerai selanjutnya terduga pelaku ke kab.bone.

Akibat perbuatan HR kini di titipkan di Polres Bone dan selanjutnya menunggu dari pihak unit Resmob polres Kolaka Polda Sultra guna proses hukumnya lebih lanjut.(A.Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *