Bupati Rencana Tinjau Lokasi Kebakaran Di Dulang Rantau, Hanguskan 5 Rumah dan 1 Sarang Burung Walet

  • Whatsapp

TAPIN, Infobanua.co.id – Bupati Tapin HM.Arifin Arpan mengetahui ada warganya yang mengalami musibah kebakaran 5 unit rumah dan 1 sarang burung walet di Dulang Rantau, dirinya langsung tergerak dan berkordinasi dengan rencananya bakal meninjau lokasi kebakaran dan juga memberikan bantuan sosial bagi para korban kebakaran.

Musibah kebakaran rumah di permukiman warga padat penduduk terjadi di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, sekitar 5 unit rumah milik 5 KK di Dulang RT 08/02 Kelurahan Rantau Kiwa Kecamatan Tapin Utara tepatnya di belakang SDN Rantau Kiwa 2 hangus dilahap api, Kamis (8/7/2021) petang sekitar pukul 16.40 WITA.

Pantauan Infobanua, sejumlah jalan dialihkan sementara waktu di jalan Brigjen H.Hasan Basry mulai dari perempatan jalan di danau Rantau Baru hingga Bundaran Dulang depan Masjid. Hal itu untuk memberikan kelonggaran lintasan kendaraan petugas pemadam kebakaran yang berpacu dengan sigap bahu membahu ditengah guyuran hujan menuju lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

Dinas Satpol PP dan Damkar melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Kabupaten Tapin Idi Azis Amin menerangkan dari keterangan didapat ada 5 buah rumah dan 1 sarang burung walet terbakar. Korban kebakaran itu diantaranya Bayu Risa Putra 1 KK 6 Jiwa, terbakar rumahnya sekitar 60 persen, ditambah sarang burung waletnya. Selain itu, Kasmiah 1 KK 2 Jiwa ludes rumahnya terbakar 100 persen, Ganda Rusnadi 1 KK 5 Jiwa rumahnya terbakar 50 persen, Abdul muin 1 KK 1 Jiwa rumahnya terbakar 100 persen, dan Badarudin 1 KK 3 Jiwa rumahnya terbakar 70 persen.

Menurutnya, “Akibat kebakaran itu kerugian materil per Kepala Keluarga mencapai ratusan juta Rupiah,”katanya.

Lanjut, Idi Azis Amin menjelaskan api bermula dari rumah Kasmiah yang setengah permanen atau terbuat dari kayu jatilalu menjalar ke belakang dan samping kanan kiri rumah lainnya.

Ia mengatakan dalam musibah kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa atau luka dan untuk penyebab terjadinya musibah kebakaran itu masih Lidik .

Sementara salah satu korban yang rumahnya terbakar dan rumahnya tepat disamping rumah Kasmiah, Ganda Rusnadi mengatakan awalnya ia melihat api di belakang rumah milik Kasmiah lalu setelah memberi tahu Warga ia membereskan barang barang berharga dirumahnya dan pas keluar api sudah membesar.

Ganda menuturkan api yang membakar rumahnya berawal dari samping sebelah kiri lalu menjalar ke bagian atap,ia mengatakan meski kendaraan bermotornya bisa terselamatkan namun ada surat berharga lain yang ikut terbakar yakni BPKB kendaraan bermotor dan surat nikah.

“Ulun (saya) tidak tahu malam ini mau tidur dimana mungkin numpang dulu ke rumah keluarga,”ungkapnya.

Reporter Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *