Oleh : Guru Mata Pelajaran Seni Budaya di SMAN 1 Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan Kalsel, Maya Vera S.Pd.

Pada kondisi masa pandemi saat ini di mana minat belajar anak cenderung menurun oleh sebab itu dibutuhkan hal-hal yang bersifat aspiratif untuk lebih mendukung minat belajar anak secara daring.

Banyak orang tua mengeluh dan stres karena perubahan pembelajaran anaknya yang malas dan enggan untuk menyimak penjelasan dari guru mereka dalam menjalankan belajar secara daring. Masih banyak cara yang bisa dilakukan orang tua untuk memastikan anak mereka lebih berkembang dan lebih semangat dalam belajar, meskipun harus menjalani kelas secara daring di masa pandemi seperti sekarang ini.

Minat merupakan aspek yang sangat terpenting guna memotivasi anak supaya semangat dalam belajar dan berprestasi. Minat adalah dorongan pada dalam diri seseorang yang menimbulkan ketertarikan secara efektif pada hal lain.

Apabila bahan materi pada pelajaran yang diberikan oleh guru dapat menarik minat anak, maka ia akan cepat dan mudah sekali dalam mempelajari, serta mampu disimpan dalam ingatan karena adanya minat yang akan lebih menambah kegiatan belajar sangat baik untuk anak.

Beberapa strategi dan rekomendasi agar terciptanya dorongan mengenai hal-hal yang dapat menarik anak-anak lancar belajar meskipun lewat daring, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

• Ciptakan ruangan yang nyaman, semenarik mungkin dan suasana yang tenang untuk belajar.

Bentuk ruangan belajar yang nyaman, menarik, dengan suasana yang tenang . Karena itu sangat efektif untuk meningkatkan semangat anak belajar dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah mereka, suasana yang tenang juga dapat meningkatkan daya fokus mereka pada tiap-tiap pelajaran yang sedang mereka kerjakan.

• Pecahkan setiap tugas-tugas menjadi bagian terkecilnya.

Anak-anak yang memiliki banyak tugas-tugas dan dikerjakan setiap harinya, tentu saja mereka akan sangat stres bila dilakukan secara bersama-sama. Sehingga, orang tua disarankan untuk dapat lebih aktif membantu mengajari anak-anak untuk memecahnya menjadi tugas yang lebih kecil agar tidak membuatnya terlalu menakutkan dan membuat anak menjadi mudah stres menghadapi tugas-tugas yang ada.

• Tetap terhubung dengan guru untuk peninjauan kemajuan anak.

Orang tua yang bekerjasama dengan guru juga memungkinkan untuk memantau kemajuan anak dengan lebih baik juga dapat mengidentifikasi untuk perbaikan-perbaikan agar pembelajaran mereka tetap pada jalur yang tepat. Komunikasi yang terjalin tersebut sangat dapat membantu karena guru tidak bisa melihat setiap siswa mereka setiap harinya. Guru pun harus cukup kreatif mengolah soal-soal serta memberikan bahan materi pelajaran yang dapat menarik minat anak untuk mempelajari dan mengerjakan soal-soal yang diberikan, maka anak-anak akan cepat dan mudah dalam mempelajari, serta mampu disimpan dalam ingatan karena adanya minat sehingga menambah kegiatan belajar yang menyenangkan anak-anak.

• Berilah Istirahat pada anak-anak untuk merelaksasikan otak mereka agar lebih santai dan tetap tenang.

Umumnya, anak-anak dalam melaksanakan belajar paling banyak dalam waktu 30 menit dan untuk anak yang umurnya masih terbilang kecil mungkin perlu mengubah aktivitas belajar nya setiap 15-20 menit untuk benar-benar tetap terlibat. Orang tua harus mendorong mereka untuk mengistirahatkan otak mereka, seperti istirahat sejenak untuk melakukan latihan pernapasan dalam atau meminta anak berlari beberapa putaran. Agar anak-anak tetap termotivasi dan fokus pada pelajaran mereka. Selain itu orang tua juga bisa memberikan waktu istirahat siang yang lebih lama pada anak-anak.

• Ciptakan rutinitas pada anak-anak, bukan membuat jadwal untuk mereka yang dapat memicu rasa bosan.

Dengan tidak membuat jadwal yang kaku tentang sekolah, lebih baik membuat rutinitas belajar yang menyenangkan. Hal yang menjadi pembeda adalah anak-anak akan menemukan sesuatu yang dapat memberi sinyal kepada mereka bahwa ini saatnya untuk belajar. Sehingga, dengan menciptakan sebuah rutinitas pada anak-anak tersebut, maka dapat menjadi kebiasaan yang membantu anak ingin untuk belajar.

Dengan menerapkan strategi diatas mudah-mudahan dapat meningkatkan minat belajar secara daring pada anak-anak di masa pandemi saat ini.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *