Bupati Kotim Halikinnor Ajak ASN,Bergontong Royong Di Ujung Pandaran

  • Whatsapp
Bupati Kotim,Halikinnor sedang beristirahat usai gotong royong di Kubah makam Keramat. (nal/brt).

Sampit,Infobanua.co.id – Salah satu tempat wisata Religi di Ujung Pandaran yang dikenal oleh masyarakat sekitar yaitu Kubah tempat makam Kramat, yang mana sekarang tempat tersebut sangat memprihatinkan oleh adanya abrasi pantai.

Di samping adanya abrasi kerusakan pantai disekitar Kubah juga tidak luput dari adanya tangan manusia yang tidak bertanggungjawab, dengan sengaja  menambang pasir serkon (puya) hingga Kubah tersebut diambang kehancuran.

Bupati Kotim, Halikinnor cukup prihatin dengan adanya kejadian tersebut dan menganjak ASN di Kotim,Sabtu (10-07-2021) dan Minggu (11-07-2021) untuk bergontong royong dan di fokuskan di Kubah Makam Keramat dengan membawa peralatan karung gabang, cangkul dan arco.

Hari pertama gotong royong di ASN di Kotim terlihat hadir dalam kegiatan tersebut, dengan mempergunakan perahu klotok punya warga Ujung Pandaran menuju Kubah. Halikinnor terjun langsung  dalam kegiatan gotong royong mengisi karung gabang dengan pasir.

Tidak kalah juga Kadis Parawisata sekaligus Pj.Sekda Kotim Fajrulrahman dengan penuh keringat bersama pegawai parawisata mengangkat karung gabang berisi pasir. Karena air pasang naik dan terik matahari cukup panas, sekitar pukul 12.00 WIB gotong royong dihentikan.

“Kita pemerintah daerah mencoba menyelamatkan kubah itu dengan bergontong royong seperti ini supaya tidak terpuruk kelaut, dan saya mengajak ASN menjadi dua kelompok untuk menghindari covid-19.” Terang Halikinnor disela istirahat makan.

Untuk hari kedua gontong royong tambah Halikinnor, kegiatan masih disekitar Kubah. Terkait dengan adanya akan di relokasi Kubah makam Keramat, Halikinnor telah memerintahkan kepada tim ahli apakah kubah ini bisa dipertahankan atau tidak dan pihak pemerintah juga mencoba berkoordinasi dengan para Juriat.

“Dari tim ahli dikatakan sulit untuk dipertahankan dan kita juga menanyakan kepada para Juriat apakah Kubah bisa dipindahkan ketempat yang lebih aman.” Ujar Bupati Kotim, Halikinnor kepada infobanua Sampit.

Penulis : Zainal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *