Sekda Kapuas Terima Dokumen IDM Dari Kepala PMD Kapuas

  • Whatsapp

KUALA KAPUAS, infobanua.co.id – Sehubungan telah selesainya kegiatan pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) di 214 Desa se Kabupaten Kapuas, maka Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kapuas melakukan penetapan dokumen melalui penandatanganan Berita Acara oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Kapuas Yanmarto, S.H, M.Hum, Kepala Bappeda Kapuas Ahmad M Saribi, MT dan Koordinator Tenaga Ahli Gusti Frieyanti Liesneni, S.H yang disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Drs. Septedy, M.Si, Jumat (2/7/2021), di Aula PMD Kuala Kapuas.

Kemudian dokumen berita acara tersebut diserahkan oleh Kepala PMD kepada Sekda Kabupaten Kapuas. Tampak hadir, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas Dr. H. Junaidi, SE, SKM, M.AP, M.Kes, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Adapun progres IDM Pemutakhiran Tahun 2020/2021 untuk Kabupaten Kapuas yaitu Desa Mandiri sebanyak satu desa, Desa Maju sebanyak 10 Desa, Desa Berkembang sebanyak 119 Desa, Desa Tertinggal sebanyak 84 Desa dan Desa Sangat Tertinggal sebanyal nol desa, yang mana menjadikan Kabupaten Kapuas memperoleh status IDM Berkembang dengan nilai 0,6207.

Sekda Kapuas Septedy menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sangat tepat dan sudah tentu menjadi bahan terutama bagi Bappeda sebagai leading sektor untuk merancangkan pembangunan tersebut. Ia menekankan, hal ini menjadi acuan semua pihak terkait untuk menargetkan status selanjutnya.

“Harapan kita dengan adanya penandatanganan dan penyerahan dokumen hari ini, kita semua bisa bersama-sama melihat data atau dokumen yang mana ke depan kita bisa meningkatkan status desa. Kita harus bersemangat untuk mengejar target berikutnya sehingga ke depan status desa semakin kelihatan kemajuannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan dari data itu akan disampaikan ke pusat sehingga dari pusat dapat memberikan dana untuk membantu pembangunan pemerintahan Kabupaten Kapuas. Ia menekankan, semua pihak harus kerja keras dan bergotong royong untuk menaikkan status desa. Kemudian untuk Dinas Kominfo untuk terus sosialisasikan dan disampaikan ke masyarakat terkait perkembangan IDM ini, sehingga ke depan target dan acuannya jelas.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Yanmarto dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan yaitu Mengukur dan mengklasifikasikan Desa dalam rangka menentukan intervensi baik anggaran maupun kebijakan pembangunan desa, dimana IDM merupakan indikator yang bersifat nasional dalam menentukan tingkat kemajuan Desa.

Ia menjelaskan, sekilas gambaran bahwa secara umum IDM Kabupaten Kapuas telah mengalami perkembangan yang menggembirakan dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai gambaran bahwa pada IDM Tahun 2019 Kapuas telah keluar dari status tertinggal naik menjadi Berkembang, kemudian telah muncul satu Desa dengan status Mandiri.

“Trend positif ini juga terus berlanjut di pengukuran IDM Tahun 2020 yang baru kita selesaikan, dimana Kabupaten Kapuas sudah berhasil meniadakan desa dengan status Sangat Tertinggal. Mayoritas Desa sdh mencapai status Berkembang. Kita berharap trend ini terus berlanjut, tentunya dengan kerja keras dari komponen secara berjenjang,” pungkasnya. (Angga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *