Ketua Dekopin Bone Bacakan Sambutan Mentri Koprasi di Perayaan HUT Koprasi ke 74

  • Whatsapp

Bone, infobanua.co.id – Peringatan hari koperasi nasional ke 74 tahun 2021 yang dirayakan oleh kantor dinas koprasi kab. Bone di hadiri Ketua Dewan Koprasi Nasional Kab. Bone dalam hal ini Sekda Bone A. Islamuddin , Senin (07/7/2021)

Perayaan HUT Koprasi dengan tema “Traspornasi di Gital Bisnis Menuju Koprasi yang Kuat , Maju, Mandiri dan Bermartabat”

Menurut Kadis Koprasi Kab. Bone Ir. Wahida MSi mengatakan saat ini koprasi yang ada 510 namun yang aktif hanya 180, penyebabnya internal sendiri (SDM) apalagi di era digital

“ini merupakan tantangan utama bagi koprasi maupun UKM.oleh karena itu kami lakukan pembinaan kekoprasi koprasi dari tidak aktif menjadi aktif dengan nendatangi KUD, karena di situ ada aset pemerintah yang di berikan ” ujar ibu kadis koprasi

Selain itu beliau juga berusaha bagaimana menggerakkan supaya ada inovasi dan pelatihan pelatihan SDM nya karena biar bagaimana kedepannya laporannya harus dengan sistim digital

Sementara menurut sekretaris koprasi dari 510 koprasi di tahun 2021 ini yang melaksanakan kegiatan dan RAB kurang lebih 100 sedangkan yang melaksanakan kegiatan besar dan tidak melaksanakan RAB kurang lebih 400, sedangkan RAB ini sangat penting karena salah satu pertanggung jawaban daripada anggota, belum lagi tenaga pendamping hanya 8 orang walaupun dibagi 1 orang perkecamatan

Sementa itu Di HUT Koprasi Sekda Bone A. Islamuddin sekaligus Ketua Dekopinda Bone dalam membacakan sambutan Mentri koprasi menyampaikan

Bahwa koperasi memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat selain peningkatan ekonomi anggota koperasi diharapkan juga menjadi lembaga sosial dan lembaga pendidikan bagi anggota masyarakat untuk menjadikan koperasi sebagai guru ekonomi Indonesia yangn masih terus berlanjut

Di akui bahwa koperasi belum sepenuhnya menjadi pilihan utama hal pertama masih rendahnya partisipasi penduduk menjadi anggota koperasi , baru sekitar 8, 41% masih di bawah rata-rata dunia yang mencapai 16,31% sedangkan
Pemerintah merumuskan perkembangan ekonomi Indonesia dalam lima tahun kedepan sebagaimana tertuang dalam RPJM 2020-2024 kontribusi 5,5% terhadap 500 koperasi modern

Guna mewujudkan target tersebut koperasi sebagai entitas bisnis yang modern kontributif dan kompetitif pemerintah menerapkan langkah-langkah strategis pengembangan koperasi pertama transformasi kelembagaan dan usaha koperasi melalui pengembangan model bisnis koperasi

Melalui undang-undang nomor 11 tahun 2020 dan PP nomor 7 tahun 2021 yang tidak hanya memuat kemudahan bagi koperasi tapi juga sebuah peluang yang dapat dimanfaatkan karena mengamanatkan optimalisasi belanja kementerian lembaga 40% untuk koperasi dan UMKM d pemantapan 30% dalam rangka membangun ekosistem usaha yang aman dan kondusif sekaligus sebagai upaya mengatasi berbagai masalah kasus koperasi yang muncul karena kelalaian akibat salah kelola maupun praktek koperasi

Pemerintah melakukan penguatan fungsi pengawasan melalui reformasi pengawasan koperasi melalui peraturan menteri koperasi dan UKM nomor 9 dengan tujuan untuk lebih memperketat pengawasan koperasi

Perumusan kebijakan pengembangan koperasi oleh pemerintah tidak akan terealisasi tanpa adanya peran aktif dari anggota pengurus pengawas dan pengelola koperasi mari kita wujudkan koperasi modern dan untung bareng koperasi

Acara ini di hadiri pula Pimpinan Fajar Pratama , para per Bank kan dan pimpinan OPD (A.Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *