Lakukan Patroli Malam, Satgas Penanganan Covid -19 Cianjur,Fokus Sisir Pelanggar Aturan PPKM Darurat

  • Whatsapp

Cianjur, infobanua.co.id – Memasuki hari ke -10 penerapan PPKM Darurat,TIM gabungan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan patroli malam Senin (12/7).

Patroli yang dilaksanakan lebih fokus menyisir pelaku usaha yang masih beroperasi dan berpotensi menimbulkan kerumunan.

Berdasarkan pantauan, patroli diawali dengan apel bersama di halaman Pendopo Cianjur. kemudian dilanjutkan patroli kelapangan menyisir ke ruas Jalan Ir H Juanda (Selakopi). Di ruas jalan itu terdapat sebuah kedai makanan yang di luar terlihat tutup tapi ketika disidak ke dalam masih melayani pembelian di tempat.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang memimpin sidak, sempat geram dengan ulah tersebut. Apalagi di kedai itu terdapat 6 orang pembeli yang sedang makan di tempat.

Herman pun minta pengelola kedai didata dan ditindak untuk menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring). Selanjutnya patroli bergerak ke beberapa lokasi lainnya. Namun tak ditemukan pelanggaran protokol kesehatan.

Ruas-ruas jalan lainnya yang merupakan tempat jajanan pun tak luput dari patroli. Salah satunya di Jalan Dewi Sartika (Sinar) yang merupakan pusat jajanan kuliner malam di Cianjur.

Di tempat itu tim mendapat curhat dari pedagang gorengan. Bupati pun memborong dagangan pedagangan itu sebagai upaya membantu pelaku UMKM.

“Di lapangan masih ditemukan pedagang yang melayani makan di tempat. Kurang lebih ada 6 orang. Mereka harus menjalani sidang tipiring,” terang Bupati Cianjur, Herman Suherman, kepada wartawan di sela patroli, Senin (12/7) malam.

Secara umum, lanjut Herman, disiplin masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan di Kabupaten Cianjur mulai cenderung meningkat. Utamanya pemakaian masker dan mengurangi mobilitas selama PPKM darurat.

“Kalau melihat di lapangan, tingkat kesadaran masyarakat terutama memakai masker sudah hampir 90%. Demikian juga ketika malam, tidak ada kerumunan ataupun mobilitas dan aktivitas tinggi masyarakat,” terangnya.

Herman mengapresiasi tingginya disiplin masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan. Herman pun berharap saat selesainya nanti PPKM darurat pada 20 Juli 2021, disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan terus terjaga dengan baik.

“Patroli ini kita lakukan setiap malam selama PPKM darurat melibatkan tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP, serta relawan BPBD,” pungkasnya.

Hasbi (Abie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *