Imigrasi Nunukan Sukses Amankan Dua Warga Asing Berkebangsaan Pakistan Dipulau Sebatik.

  • Whatsapp
WSD Domoak Napitupulu Kepala Imigrasi Nunukan saat komprensi Pers terkait adanya Dua Warga Asing diamankan dipulau sebatik.

Nunukan, infobanua.co.id – Kepala imigrasi Nunukan wsd Dompak Napitupulu dalam komprensi pers yang berlangsung diaulah dilantai II kantor imigrasi nunukan dihadiri puluhan jurnalis nunuka pada hari selasa 13/07/2021.

Menurut keterangan kepala Imigrasi nunukan bahwa Petugas Imigrasi Nunukan menahan dua orang Warga Negara Asing berkebangsaan Pakistan bernama Bhakti Gul (25) dan Shah Zeb (27) diamankan petugas imigrasi Nunukan hotel di Pulau Sebatik.

kedua warga negara asing tersebut telah dimintai keterangan dan pemeriksaan berkaitan dengan keberadaan dipulau sebatik Kabupaten Nunukan

lanjud kepala imigrasi nunukan bahwa Kita sudah berkoordinasi dengan kedutaan Pakistan di Jakarta untuk memastikan apakah mereka benar sebagai warga Negara dan bangsa Pakistan karena pada saat masuk Indonesia kita memeriksa paspornya keduanya mengunakan visa investor.

Dari hasil investigasi tim bahwa keduanya akan membangun usaha Restoran Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan kalimantan Utara

Washington menjelaskan, kedua warga negara Pakistan ini masuk Indonesia pada 3 Juli 2021 melalui bandara internasional Soekarno Hatta di Jakarta.

Keduanya dibandara internasional dijakarta mendapat pemeriksaan oleh petugas kesehatan Bandara dan diperbolehkan masuk Indonesia.

lanjud WSD kepala imigrasi nunukan dihadapan puluhan jurnalis mengatakan bahwa kedua WNA berkebangsaan Pakistan saat tiba Setelah menjalani karantina selama lima hari setelah itu diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke Pulau Sebatik.

Dan pada hari jumat 9/06/2021 keduanya lalu membeli tiket pesawat Lion Air menuju Tarakan. Sempat transit di Bandara Balikpapan dan menginap semalam di kota Tarakan baru melanjutkan perjalanan ke pulau sebatik mengunakan spied reguler dan tiba Sebatik dan menginap di salah satu hotel.

Setelah itu petugas kami memeriksa lalu didapati keduanya memiliki visa Investor dengan kode indeks C 314 yang berlaku dua tahun kata kepala Imigrasi nunukan.

Dengan Sigap kepala Imigrasi
melakukan koordinasi ke Kanwil Kemenkumham Kaltim serta ke Dirjen Imigrasi Jakarta untuk menanyakan bagaimana prosedur dan apa saja syarat membuat visa investor sebagai dasar dan penguat pemeriksaan yang dilakukan.

kepala imigrasi wsd curiga kedua WNA tersebut memperoleh visa atau izin tinggal dengan cara tidak benar sesuai yang tertuang di Pasal 123 ayat a dan b Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian.

Saat dimintai keterangan mereka memberi keterangan tidak benar untuk mendapat visa investor sekaligus tim pemeriksa sedang meminta dokumen perusahaan mereka secara resmi ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

dan di temukan ada izin usaha di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta tapi mengapa mereka masuk Sebatik semestinya kedatangannya disebatik harus melapor dulu ke imigrasi nunukan ujar kepala imigrasi Wsd Dompak Napitupulu.

Dokumen perjalanannya kedua warga negara asing berkebangsaan Pakistan, memiliki dokumen perjalanan lengkap, baik visa maupun pasport, termasuk surat PCR dan rekomendasi kesehatan dari petugas kesehatan Bandara Soekarno Hatta.

lanjud Dompak Napitupulu Kita dalami masalah bagaimana dia bisa memiliki visa investor cocokkan dengan data perusahaan dan besaran modal yang dia investasikan karena visa investor salah satu syaratnya memiliki permodalan di atas satu miliar rupiah.

Imigrasi Nunukan berkoordinasi dengan pihak kepolisian sebagai antisipasi jika keduanya masuk dalam sindikat narkoba internasional.

Saat kedua dilakukan pemeriksaan lebih mudah karena duanya memahami bahasa melayu saat proses lidik masih dilakukan ditempatkan di ruang Detensi Imigrasi mengaku pernah tinggal di Sabah Malaysia dan memahami bahasa Melayu sehingga memudahkan investigasi yang dilakukan petugas Imigrasi ujar kepala imigrasi menutupnya (Yuspal).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *