Membludaknya Pasien Corona, Pemkot Blitar Siapkan GOR Untuk Tempat Alternatif Perawatan

  • Whatsapp
Sekretaris Satgas covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo.

Blitar, Infobanua.co.id – Karena banyaknya pasien yang terpapar Corona Virus Disease-2019 atau covid-19 di Kota Blitar.

Maka Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, melalui Satgas covid-19 Kota Blitar, telah menyiapkan beberapa alternatif tempat isolasi dalam mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 tersebut.

Sekretaris Satgas covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, mengatakan, sudah ada tiga alternatif tempat yang disiapkan jika kapasitas ruang isolasi di semua Rumah Sakit penuh.

“Alternatif pertama, memfungsikan Puskesmas Kepanjenkidul sebagai Rumah Sakit Darurat untuk merawat pasien covid-19,” kata Sekretaris Satgas covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo, Rabu 14-07-2021.

Menurut Hakim, sementara untuk alternatif kedua, adalah mendirikan tenda di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo, Kota Blitar untuk merawat pasien covid-19.

Sedangkan alternatif ketiga, yaitu Satgas akan menggunakan Gedung Olah Raga (GOR) Soekarno-Hatta di jalan Kalimantan, untuk dijadikan perawatan pasien covid-19.

“Namun, bila kebutuhan sangat mendadak yang sudah siap adalah Puskesmas Kepanjenkidul dan mendirikan tenda di halaman RSUD Mardi Waluyo. Sedangkan di GOR Soekarno-Hatta masih butuh pembenahan bangunannya,” jlentrehnya.

Lebih dalam Hakim menuturkan, jika saat ini kapasitas tempat tidur di ruang isolasi baik di Rumah Sakit Rujukan maupun di Rumah Sakit Penyangga masih ada.

“Kota Blitar mempunyai satu Rumah Sakit Rujukan dan empat Rumah Sakit Penyangga,” terang Hakim.

Masih menurut Hakim, satu Rumah Sakit Rujukan, yaitu RSUD Mardi Waluyo sedang empat Rumah Sakit Penyangga, yakni Rumah Sakit Umum Aminah, Rumah Sakit Islam Aminah, Rumah Sakit Syuhada Haji, dan Rumah Sakit Katholik Budi Rahayu.

Kapasitas ruang isolasi ICU dari semua Rumah Sakit ada 17 buah bed, sedang kapasitas ruang isolasi harian sebanyak 208 buah bed.

Saat ini tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di ruang isolasi ICU 88 porsen dan tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi harian 83,65 porsen.

“Untuk Rumah Sakit Syuhada Haji sudah penuh. Tapi di Rumah Sakit lainnya masih tersedia tempat tidur di ruang isolasi,” pungkasnya. (Eko.B). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *