Insekpetorat Sintang Akui Bahwa Mantan Kades Desa Merkak Bertanggungjawab Atas Penyalahgunaan ADD/DD

  • Whatsapp

Sintang, infobanua.co.id – Terkait masalah penyalahgunaan dana desa yang di lakukan oleh mantan kades desa nanga merkak sdr cerdus awen, kecamatan ketungau hilir kabupaten sintang beberapa hari lalu yang di laporkan oleh masyarakat ke pihak polres sintang sempat viral di medsos.

Saudara Cerdus awen yang merupakan mantan kades terlapor kepada awak media infobanua.co.id menyampaikan bahwa benar telah di temukan penyelewengan dana sesuai hasil LHA yang di lakukan oleh insekpetorat kabupaten sintang, dan bahkan dirinya telah di panggil oleh dinas terkait dalam masalah tersebut untuk di minta bertanggungjawab atas kerugian negara tersebut. Dari hasil tersebut sdr cerdus awen bertanggungjawab atas dana tersebut dan siap menganti sesuai kesepakatan dengan pihak insekpetorat.

Menurut mantan kades nanga merkak pengunaan dana tersebut lebih banyak di peruntukkan untuk masyarakat, seperti untuk pembelian alat musik, biaya pengobatan warga, bahkan sampai berobat ke pontianak, bayar pati nyawa, dan juga di gunakan oleh kawan kawan aparatur desa, sekretaris, bendahara, dan kaur namun sebagai kades saya bertanggungjawab sepenuhnya atas temuan insekpetorat dan sudah menyatakan siap bertanggungjawab.

Sebagai bukti saya bertanggungjawab atas dana tersebut, saya sudah dua kali menyetor ke bank kalbar dengan bukti setoran ada di dinas insekletorat dengan slip terlampir setoran pertama bulan mei 2021, setoran kedua bulan juni 2021. Jadi tidak ada masalah sebenarnya, saya juga kaget setelah membaca ada laporan terkait dana tersebut ke oihak polres oleh lawan politik saya yang kalah dalam kontestan pilkades 07/07/2021 lalu, ujar awen.

Pihak Insekpetorat saat di konfermasi oleh media pada kamis tgl 15/07/2021 membenarkan bahwa saudara awen sudah melakukan tanggungjawabnya atas penyalahgunaan dana desa tersebut, walaupun belum lunas namun etikat baik dalam mengembalikan dana tersebut sudah ada di buktikan sudah dua kali beliau menyetorkan ke bank kalbar, untuk jangka waktu kapan beliau harus melunasinya memang tidak ada kita tentukan ungkap kornelius. ( ysi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *