Pemkot Banjarbaru Salurkan CSR Bank Kalsel ke Ponpes Al Falah Putra Yang Terbakar

  • Whatsapp

Banjarbaru, infobanua.co.id – Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin SH MH didampingi Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono SE dan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi saat melakukan peninjauan dan penyerahan Bantuan CSR Bank Kalsel sebesar 25 Juta Rupiah serta Barang Logistik dari BPBD Kota Banjarbaru kepada Pondok Pesantren Al Falah Putra, yang terkena musibah kebakaran pada subuh tadi. Tampak Pimpinan Pondok Pesantren Al Falah Putra KH Nur Syahid Ramli, Lc, Camat Liang Anggang, Lurah Landasan Ulin Tengah, Kamis (15 Juli 2021).

Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin mengatakan, bantuan dari Pemerintah Kota Banjarbaru disalurkan melalui BPBD Banjarbaru untuk Pondok Pasantren Al Falah Putra yang tertimpa musibah kebakaran pada subuh Kamis tadi.

Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin berharap bantuan yang terkumpul cukup untuk membangun dari fasilitas yang hancur akibat kebakaran. Bantuan dana juga akan dikumpulkan melalui celengan saat sholat Jum’at,

Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin juga menghimbau, kepada masayarakat Kota Banjarbaru terkait sering terjadinya kebakaran di Kota Banjarbaru, untuk lebih cerdas menggunakan listrik, lihat pasilitas sarana prasarana listrik dirumah apakah layak digunakan ataupun sudah tidak bisa digunakan lagi, rutin melakukan pemeriksaan kelistrikan yang ada dirumah, sehigga bisa mencegah terjadinya musibah kebakaran akibat korsleting listrik.

Wali Kota Banjarbaru H M Aditya Mufti Ariffin juga menginstruksikan kepada SKPD terkait dapat membantu Pondok Pasantren AL Falah Putra yang akan melakukan pembersihan puing-puing pasca terjadinya kebakaran di Pondok Pasantren AL Falah Putra.

Kebakaran di Pondok Pesantren Al Falah dengan Rincian 4 gedung yang terdiri dari: 1 buah gedung lantai 2 yg berisi: Lantai atas: 12 ruang kelas, Lantai bawah terdiri dari: 5 asrama, 1 wartel santri, 1 toko kitab, 1 ruang sekretariat Osis, 1 gedung asrama dengan  2 ruang asrama, 1 gedung asrama, 1 gedung asrama.

Kerugian: Meja kursi santri 562 set, Meja kursi Ustadz 12 set, Lemari kelas 12 buah, Papan tulis 12 buah. Perlengkapan wartel santri berjumlah 4 set, Satu buah toko kitab dengan seluruh kitab yg tersedia di toko. (Jumlah kitab yg terbakar belum terdata). Perlengkapan santri sebanyak 277 santri dengan rincian: Alat tidur (ranjang, kasur, bantal), Lemari santri, kitab, perlengkapan mandi dan pakaian. Kerugian di taksir sekitar 2M.

Dan menurut informasi tidak ada korban jiwa saat kebakaran, karena  santri sedang berada di Masjid  melaksanakan shalat subuh berjamaah sehingga hanya tersisa baju di badan. Dan penyebab sementara terjadinya di perkirakan adanya konsleting listrik.

 

Yus/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *