Kades Lahei Tagih Pertanggungjawaban PT. MPP Dan Minta Tindakan Tegas Jika Terbukti Belum Kantongi Perijinan

  • Whatsapp

Kuala Kapuas, Infobanua.co.id – Keberadaan PT. Mineral Palangkaraya Prima (MPP) di desa Lahei Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala desa Lahei Ugak, Amd, angkat bicara, ” Pemerintah melalui Dinas dan instansi terkait harus memberi tindakan tegas jika nanti terbukti PT. MPP yang melakukan kegiatan penambangan pasir kuarsa di wilayah desa Lahei belum mengantongi perijinan yang lengkap,  karena kepada kita pihak Perusahaan hanya menyampaikan bahwa perijinan mereka masih dalam tahap pengurusan, namun telah melakukan kegiatan. Sedangkan keberadaan sejumlah WNA asal China itu pernah kita tanyakan, tapi pihak perusahaan lagi-lagi mengatakan dokumennya sedang di urus. Hal ini harusnya menjadi perhatian serius bagi dinas atau instansi serta institusi penegak hukum”

Sementara itu, meski kasus kecelakaan kerja yang terjadi di PT. MPP telah dalam penanganan pihak Kepolisian, ini dipastikan dengan adanya Police Line di tempat kejadian. Namun terkait warganya yang ikut menjadi korban akibat tertimpa tower corong penampung pasir yang ambruk sebagaimana di beritakan Infobanua.co.id sebelumnya,  Ugak meminta Perusahaan agar bertanggungjawab atas insiden tersebut dengan tidak hanya memberikan sekedar uang duka kepada keluarga korban, tetapi ada hal-hal lain yang harus di musyawarahkan dengan pihak keluarga korban sehingga alangkah baiknya pihak manejemen PT. MPP menemui pihak keluarga korban untuk sama-sama duduk guna nerundingkannya.

“Sebenarnya, terlepas dari soal legalitas, sejak awal perusahaan ini telah melakukan pelanggaran adat karena tidak satupun prosesi adat ataupun ritual adat  yang dilaksanakan sebekum mereka memulai kegiatannya sehingga di yakini berakibat pada insiden berdarah ini, ” Tegas Kepala desa Lahei ini saat di temui di kediamannya Minggu(19/07/21)”

“Atas nama warga desa Lahei, kami berterimakasih telah di kunjungi Camat Mantangai Sabtu kemarin dan secara langsung beliau telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. ” Sambung Ugak”

Di temui secara terpisah, Camat Mantangai Yubderi menegaskan, ” Kita tidak menolak pihak manapun atau investor manapun yang ingin melakukan kegiatan di wilayah Kecamatan Mantangai tapi harus dengan legalitas yang jelas”

“Bila kita berkegiatan di suatu wilayah tentu kita mengedepankan etika dengan melapor ke jajaran pemilik wilayah. Di samping itu kita patut tunduk pada adat istiadat setempat, sebab jika tidak ini bisa dianggap sebagai tindakan yang meremehkan adat. Oleh karenanya, perusahaan yang melakukan kegiatannya di wilayah ini hendaknya melaporkan diri, bersosialisasi dan berkoordinasi dengan Kepala desa dan Mantir adat setempat. ” Himbau Yubderi ”

[Nasution]

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *