Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Bastian Panggabean Mendukung Upaya Pemerintah Dalam Pelaksanaan (PPKM) Darurat

  • Whatsapp

Medan, Infobanua.co.id – Ketua DPD Ikatan Pemuda Karya Bastian Panggabean ajak kader pengurus dan anggota
IPK di Sumatera Utara, khsususnya di daerah – daerah yang tengah melaksanakan PPKM Darurat untuk membantu sesama terutama pada pelaku usaha kecil yang terdampak, agar PPKM Darurat yang dilaksanakan Pemerintah berjalan efektif,” sabtu (17/07/2021) di Gedung Putih, Jalan Sekip No. 36, Kota Medan .

Bastian memberikan paket sembako dan bantuan uang kepada Rakesh pedagang yang sempat viral di Media Sosial beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, PPKM Darurat sedikit banyaknya akan berdampak pada pelaku ekonomi, terutama pelaku ekonomi kecil atau mikro. Salah satunya yang terjadi pada Rakesh, seorang pedagang kecil yang viral karena menolak mematuhi PPKM Darurat di Kota Medan. Apa yang terjadi pada Rakesh, pastinya juga dirasakan oleh sebagian besar pedagang kecil dan pelaku ekonomi mikro lainnya pada masa PPKM Darurat sekarang.

“Dampaknya pasti dirasakan oleh pelaku ekonomi mikro atau pedagang kecil. Karena penghasilan para pedagang kecil memang di cari sehari untuk sehari. Maka pasti akan sangat berdampak apabila usaha mereka di tutup,” kata Bastian.

Dari kasus ini, IPK ikut mendinginkan suasana dan secara khusus IPK telah menasehati Rakesh si pedagang kecil tersebut.

“Bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk kepedulian IPK dalam mendukung PPKM Darurat. Tidak hanya dalam hal protokol kesehatan dan membatasi mobilitas. IPK juga melakukan dukungan secara langsung pada yang terdampak, dengan harapan apa yang dilakukan dapat diikuti oleh seluruh pengurus, kader dan anggota IPK di Sumatera Utara,” urai Bastian Panggabean.

Sementara itu, Rakesh yang menerima Bantuan Sembako dari DPD IPK Sumatera Utara menyampaikan permohonan maaf dan penyesalannya. Menurutnya apa yang dilakukannya adalah kesalahan yang disebabkan semakin beratnya berdagang di kondisi saat ini.

“Cemanalah bang, usahaku itu satu-satunya mau ditutup, sementara kebutuhan pada bulan ini cukup tinggi. Anak sekolah masuk ajaran baru, beli seragam, buku, uang sekolah, bulan ini harus kusediakan semua. Emosilah aku saat mereka mau tutup usahaku. Sekali lagi aku mohon maaf dan mengakui kekhilafanku,” ungkap Rakesh dengan nada sedih.

(AG-William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *