Jasad Pemudi Tanpa Busana di Sungai Cilik Kab.Blitar Mulai Terungkap.

  • Whatsapp
Jasad korban di TKP.

Blitar, infobanua.co.id – Sudah mulai terungkap tentang penemuan jasad Winda Oktaviani (14), warga Desa Satreyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar di Sungai Cilik, Desa Jembe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Terungkap jika sebelumnya korban sempat mabuk dan bertengkar dengan temannya, tentang memberi saran terkait Booking Out (BO).

Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Ardyan Yudho Setyantoro, mengatakan, Booking Out, di dunia prostitusi online, artinya bisa memesan jasa prostitusi lewat online untuk dibawa keluar.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, sebelum ditemukan meninggal di sungai Cilik Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, korban pesta miras terlebih dahulu,” kata Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Ardyan Yudho Setyantoro.

Menurut Ardyan, setelah mabuk, korban terlibat bertengkar dengan salah satu saksi terkait tentang Booking Out atau BO.

“Dari keterangan saksi, korban jika mabok dikenal suka mengganggu, sehingga yang diributkan terkait temannya apabila dapat BO jangan terlalu murah,” rerangnya.

Selanjutnya temannya pergi, dan ketika datang kembali korban sudah tidak ada ditempat.

Selanjutnya Ardyan menuturkan, selain sering mabuk, korban juga jarang pulang ke rumah. Korban hanya sekolah sampai Sekolah Dasar. Dan orang tuanya sudah bercerai.

“Berdasarkan keterangan dari saksi, seperti itu. Tapi kami akan mendalami lagi kasus ini,” jlentrehnya.

Selanjutnya Ardyan menerangkan, hingga saat ini petugas masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil autopsi, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal akibat tengelam.

“Terkait baju korban saat ditemukan hanya menggunakan bra, diduga karena arus deras air Sungai kemungkinan terlepas,” pungkasnya.

Telah diberitakan sebelumnya, bahwa jasad Pemudi Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Cilik Kabupaten Blitar.

Jasad pemudi tidak dikenal yang diperkirakan berumur 21 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh warga pencari Ikan di Sungai tersebut pada Sabtu 17 Juli 2021 petang.

Ketika ditemukan jasad pemudi tesebut lengan kiri bagian belakang terdapat tato bertulisan Winda, sedangkan dipunggung atas terdapat tato Kuda Poni dalam kondisi kulit kepala sudah mengelupas karena diduga kena derasnya air Sungai yang mengenai kepala.

Mengetahui kejadian tersebut, warga langsung melaporkan ke perangkat Desa dan diteruskan ke Polsek Lobar dan ke Polres Blitar. (Eko.B).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *