PT. Sarana Cipta Mandiri Utama dan Keluarga Besar Padaidi, Berbagi Di Tengah Pandemi Covid Memperingati Idul Adha 1442 H

  • Whatsapp

Merauke, Infobanua.co.id – Perayaan hari idul adha yang jatuh kali ini, terasa berbeda di karenakan di rayakan bertepatan dengan tingginya penyebaran covid 19 yang mana indonesia dan negara lainnya tengah berjuang dengan segala upaya guna memutuskan mata rantai Penyebaran covid 19
Hal ini juga yang terjadi di papua khususnya merauke, namun tidak menyurutkan hati para dermawan khususnya umat muslim untuk berbagi rezki yang mereka miliki dengan sesamanya

Seperti halnya multazam malik salah satu pengusaha merauke, yang turut merayakan hari idul adha ini bersama dengan para bawahannya dengan memotong seekor hewan kurban untuk di nikmati bersama dan warga di sekitar tempat tinggalnya, senin 20/07/2021

Multazam malik atau yang lebih di kenal dengan ochank ketika di temui di kediamannya mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah khususnya bupati merauke yang di masa pemberlakuan PPKM mikro tetap memberikan kelonggaran untuk melaksanakan sholat id sekalipun harus dibatasi sebanyak 30% saja, namun ini sangat dapat dimaklumi di tengah pandemi seperti saat ini.

” saya pertama tama mengucapkan terima kasih karena kami masih di perbolehkan melaksanakan shalat id walaupun harus di batasi sebanyak 30%, namun ini sangat dapat dimaklumi karena keadaan saat ini, untuk itu saya mengucapkan terima kasih buat pemerintah khususnya bupati merauke.” ujar ochank

Tahun ini pihakny memotong 3 hewan kurban yang di bagi pada beberapa titik seperti kurik , tanah miring, dan merauke

” tahun ini kami memotong 3 hewan kurban yang kami bagi di kurik di salah satu pesantren disana, lalu di tanah miring dimana tempat usaha kakak yang berada disana, dan juga di merauke di daerah tempat tinggal saya, khusus buat di merauke ini saya khususkan bagi karyawan dan juga buat warga yang ada sekitar rumah saya” katanya

Lanjutnya memang tahun ini beda dengan tahun lalu karena kondisi covid, tahun lalu kami bisa memotong dua ekor sapi di tempat tinggal saya tapi tahun ini hanya satu ekor karena kondisi covid kami juga menjaga itu,yang berikut kami juga telah berbagi di beberapa titik lalu tahun ini kami pioritaskan buat karyawan dan juga mungkin warga sekitar tempat tinggal kami dan juga saudara saudara kami yang pekerjaannya pemulung yang menjadi prioritas kami ada di daerah sini.” pungkasnya

Gilang harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *