600 Personel Gabungan Amankan Pelaksanaan Idul Adha di Kutim

  • Whatsapp
Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko. (Ist)

SANGATTA – Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko memastikan, proses sterilisasi masih berproses. Sedangkan untuk keamanan, para personel sudah disiagakan. Setidaknya 600 personel gabungan TNI-PolRi disiagakan.

“Semuanya akan berjaga di setiap masjid. Tapi, ada ada 33 masjid yang tersebar di Kutim tidak melaksanakan salat Id. Khusus Sangatta Utara, hanya RT 17 dan 18 yang tidak boleh. Kategori zona merah,” terangnya

Sementara itu, Dandim 0909/Kutim Letkol Czi Pabate menyebutkan, kegiatan salat idul adha harus lebih diantisipasi. Memang butuh personel untuk mengarahkan dan mengatur apabila terjadi kerumunan di luar dugaan.

“Kalau persoalan mengatur orang ibadah ini, memang sedikit sensitif. Tapi, kalau terjadi kerumuman kita tetap harus mengatur. Semoga masyarakat mengerti dan tidak menjadi masalah,” harapnya.

Terkait posko penyekatan, dipastikannya tetap dilaksanakan. Bahkan, tidak ada perubahan. Meskipun arus mudik semakin masif terjadi, pelaku perjalanan tetap diperiksa di pos penyekatan. Yakni Taman Nasional Kutai (TNK) dan Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng.

“Setiap orang yang masuk Kutim harus membawa bukti hasil swab antigen atau PCR negatif. Kalau tidak punya, harus tes di tempat. Kami harap penerapan protokol kesehatan semakin ditingkatkan. Agar PPKM tidak berlanjut. Kondisi penyebaran virus akan menentukan,” tutupnya. (hms15/hms3)

Sumber: https://pro.kutaitimurkab.go.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *