Kemenag Balangan Salurkan Kurban ke Masyarakat Miskin

  • Whatsapp

Paringin, Infobanua.co.id – Sebagai wujud menyemarakkan syiar Islam, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Balangan turut serta memeriahkan peringatan Hari Raya Idul Adha 1442 H dengan menyelenggarakan ibadah kurban yang dilangsungkan di halaman Kantor Kemenag Balangan dengan melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak empat ekor sapi dan membagi-bagikannya kepada karyawan Kemenag Balangan dan para fakir miskin, Kamis (22/7/21).

 

Pemotongan dan pembagian daging kurban dilakukan sedisiplin mungkin dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama No. 16 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Sholat Idul Adha dan Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M di Luar Wilayah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,

 

Kepala Kemenag Balangan Drs.H. Muhammad Yamani, M.Pd.I menyatakan bahwa acara kurban merupakan agenda tahunan yang selalu dilakukan oleh Kantor Kemenag Balangan yang mana persiapan acara telah dilakukan jauh hari sebelum SE No. 16 keluar.

 

“Mengingat saat ini di beberapa daerah kondisi pandemi Covid-19 semakin memprihatinkan, kita juga tidak ingin hal yang sama terjadi di tempat kita. Karenanya kami pastikan penyelenggaraan penyembelihan qurban harus menggunakan prokes ketat meskipun Kab. Balangan berada di luar zona PPKM darurat,” ujarnya saat dimintai keterangan.

 

Empat ekor sapi yang disembelih menurut Yamani merupakan hewan kurban dari 28 karyawan Kemenag Balangan, baik yang ada di lingkungan kantor, madrasah maupun Kantor Urusan Agama (KUA). “Daging kurban yang ada kami bagikan kepada para fakir miskin, khususnya yang ada di lingkungan Kemenag. Karena memang itu merupakan hak mereka untuk mendapatkan kurban serta sebagai wujud silaturahmi kepada masyarakat,” tambahnya.

 

Yamani bersyukur bahwa di masa pandemi, Kemenag Balangan kembali bisa memberikan sedikit kontribusi dan bantuan di momen hari raya kurban kepada karyawan di lingkungan Kemenag Balangan dan para warga masyarakat yang sedikit banyak ikut merasakan dampak pandemi Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Mari kita bersama-sama menjadikan momen peringatan hari raya kurban untuk mengingat kembali sejarah bagaimana Nabi Ibrahim mengikhlaskan diri dikala Allah meminta mengorbankan putranya Nabi Ismail yang diganti dengan seekor domba. Apabila kita bisa mengambil hikmah dalam kondisi pandemi, insya Allah Tuhan akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik di kemudian hari,” pungkasnya.

 

Uswah/ratno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *