Atasi Dampak PPKM Darurat, Bantuan Beras Bulog di 27 Kecamatan Ini Pesan Bupati

  • Whatsapp

Bone, infobanua.co.id – Bupati Bone Dr. H.A.Fahsar M.Fadjalangi M.SI bersama Forkopimda menghadiri Acara launching bantuan beras terhadap masyarakat yang berdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM ) yang berlangsung di gudang biru no 1 jalan lapawawoi Karaeng Sigeri kab. Bone , Kamis (22/7/2021)

Melalui perusahaan umum badan urusan logistik (Perum Bulog) menyiapkan beras untuk tambahan bantuan yang diberikan kepada penerima bansos tunai (BST) dan program keluarga harapan (PKH) melalui cadangan beras pemerintah

Kansilog Bulog Bone Luthfi dalam sambutanya mengatakan, penyaluran bantuan kepada penerima manfaat khususnya di kabupaten Bone akan dilaksanakan di 27 kecamatan dengan rincian beras sebanyak 485.000 ton 100 kg , terdiri penerima manfaat 335 .000 ton 400 perkilo dan bantuan sosial 149 ton .700 kilo.

Menurut Luthfi terkait pengadaan beras Bulog saat ini untuk semester pertama mencapai 15 ribu ton sehingga stok yang ada di gudang Bulog 18.500 ton

“Beras digudang bulok saat ini ketahan stok kami cukup besar ada 30 ton jadi cadangan beras pemerintah siap di kabupaten Bone “Ujar Luthfi

Dikesempatan itu Bupati Bone A. Fahsar M.Padjalangi
menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah kegiatan yang yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat karena kita tahu bersama akibat karena pandemi Covid -19 hampir kegiatan masyarakat yang bersifat ekonomi tidak berjalan lancar itulah sebabnya bapak presiden buat satu kebijakan yakni memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak PPKM

“Dari 27 kecamatan peserta bansos tunai dengan sasarannya 14.970 penerima dengan menggunakan cadangan perintah pemerintah sehingga total beras jumlah beras yang kita salurkan atau distribusikan sebanyak kurang lebih 48.490 “kata Bupati Bone.

Olehnya itu bupati sangat berharap sampai kepenerima bantuan yang di berikan dan yang paling penting harus di perhatikan adalah Jumlahnya, dan kilonya harus jelas

Bupati juga berpesan kepada Kabulog jangan sampai satu karung kurang satu kilo harus hati hati dalam menimbangnya termasuk kwalitasnya dan tepat waktu.

Sementara untuk dinas sosial diminta pendistribusiannya harus transparan karena bantuan beras ini sebagai bentuk perwujudan kepedulian pemerintah negara kepada masyarakat yang berdampak PPKM (A.Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *