Pemkab Nunukan Selenggarakan Vaksin Massal 900 Orang

  • Whatsapp

Nunukan, infobanua.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan telah melaksanakan Arahan Presiden
Republik Indonesia.

Program pemerintah melalui kementrian Kesehatan Republik Indonesia salah satunya adalah pelaksanaan Vaksin Serentak atau disebut Vaksin massal itu terbuka untuk umum yang dimulai akhir juni dan Awal juli 2021.

Dengan syarat mendaftar secara online maupun secara manual datang mendaftar secara langsung dengan syarat membawa KTP atau Poto copy.

warga yang akan di Vaksin mulai Umur 18 Tahun keatas, khususnya dinunukan Vaksin Massal itu sudah ke 4x kali, Pertama diselenggarakan Oleh Polres Nunukan bertempat GOR Sei Sembilan itu jumlah warga yang tervaksin itu kurang 350 orang bertepatan dengan pelaksanaan ulang tahun bhayañgkari ke-75 tahun kerjasama pemerintah dengan Tni /Polri.

Pelaksanaan Vaksin Massal kedua itu diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut di Komplek terminal Penumpang Tunantakan Nunukan milik PT Pelindo, kalau tidak salah jumlah warga yang tervaksin juga 350 orang banyak yang datang namun terbatasnya Vaksin sementara yang datang mencapai Ribuan.

vaksi yang ke.3 juga diselenggarakan oleh Polda kaltara juga berlangsung terminal penumpang pelabuhan tunan taka Nunukan jumlah yg tervaksin kurang lebih 350 orang bekerja sama dengan pihak pemerintah daerah dengan Tni /Polri.

Lanjud Hasan Basri Kabag Humas Pemkab nunukan bahwa pada hari Kamis 21/07/2021.

hari ini telah dilaksanakan vaksin yang ke 4 x kalihnya dan jumlah orang yang telah di Vaksin sebanyak 900 orang.

Vaksin ini adalah arahan dari bapak presiden bahwa salah satu cara untuk mencegah penyebaran pandemi covid-19.ini adalah melalui proses vaksin untuk membentuk agar tubuh tetap kuat.

pemerintah daerah sudah mengadakan aksi massal sebanyak 900 orang sudah divaksin.

tujuannya untuk memperkuat Hervin Imunity kita di Nunukan, pemerintah daerah sebagai Penyelenggara kerjasama dengan TNI Polri.

Kemudian pemerintah daerah sendiri itu sesuai Intruksi dan Arahan presiden republik Indonesia presiden bahwa tidak boleh ada vaksin tersimpan di gudang harus dihabiskan.

Maka hari ini ada 900 Vaksin telah kita 500 kita sudah serahkan program kerjasama dengan TNI Polri dan kemudian pemerintah daerah sendiri itu sesuai dengan arahan presiden bahwa tidak boleh ada vaksin di gudang harus dihabiskan.

Maka hari ini 900 orang aksi telah kita bisa masuk sebanyak kira-kira 100 orang dari unsur pelayanan publik ASN kemudian sekitar 100 orang dari unsur masyarakat yang mengikuti (yuspal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *