Dinkes Kubu Raya Lakukan Vaksin Massal di 17 Desa

oleh -3 views
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (18/12/2020). Simulasi tersebut dilaksanakan agar petugas kesehatan mengetahui proses penyuntikan vaksinasi COVID-19 yang direncanakan pada Maret 2021. ANTARA FOTO/Jojon/rwa.

 

Kubu Raya, infobanua.co.id
Dalam mempercepat pemutusan penyebaran covid 19 di Kabupaten Kubu Raya, Dinas Kesehatan Kubu Raya lakukan gerakan vaksin massal.

Vaksinasi massal dilakukan hingga ke tingkat Desa, Dusun dan RT terutama di 17 desa yang tersebar di 4 kecamatan sampai 31 Juli mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, H Marijan, S.Pd, M.Kes, Ia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal di Desa, Dusun dan RT digelar sejak tanggal 1 sampai 22 Juli ini, antusias masyarakat di 17 desa untuk divaksin sangat tinggi.

Setiap harinya lebih dari 300 warga di setiap dusun mendapatkan vaksinasi dari tenaga kesehatan yang ada di fasilitas kesehatan yang ada di masing-masing Desa.

“Alhamdulillah, sampai hari ini jumlah warga kita yang sudah divaksin sebanyak lebih 77.225 orang, baik vaksin dosis pertama maupun vaksin dosis kedua, memang jumlah itu masih sangat rendah jika dilihat dari target kita sebanyak 432.686 orang yang akan divaksin, tentunya jumlah itu juga tidak sesuai dengan pelaksanaan vaksinasi massal di Kubu Raya yang sudah di mulai sejak Januari 2021 lalu,” ungkap Marijan.

Kondisi itu dikarenakan adanya kendala terkait kedatangan vaksin yang didistribusikan ke Kabupaten Kubu Raya, tentunya kondisi itu berdampak pada jadwal pelaksanaan vaksinasi massal yang sudah ditentukan.

“Insya Allah pada awal Agustus nanti ketersediaan vaksin akan kembali normal berdasarkan hasil koordinasi antara Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar bersama Kementrian Kesehatan”, kata H Marijan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, H Marijan menjelaskan, selama pelaksanaan vaksinasi massal ini keinginan masyarakat untuk divaksin sangat tinggi dan sambutan dari Camat, Kepala Desa, Dusun dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama juga sangat baik dan tidak mengalami hambatan.

Bahkan Dandim 1207/Pontianak Kolonel Infanteri Jajang Kurniawan dan Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana juga mensupport kegiatan ini dengan menurunkan personilnya.

“Saya selalu berkoordinasi bersama pak Dandim, pak Kapolres untuk dapat bagaimana distribusi vaksin ke Kubu Raya tidak mengalami hambatan dan keterlambatan lagi, karena kita juga bingung, jumlah masyarakat yang divaksin tidak sesuai dengan ketersediaan vaksin yang didistribusikan ke kita, karena kita juga sedih melihat warga terpaksa harus pulang karena ketersediaan vaksinasi tidak sesuai dengan jumlah warga yang datang”, ujarnya.

Marijan menuturkan, ada 75 dusun yang tersebar di 17 desa di 4 kecamatan itu menjadi prioritas pihaknya untuk segera dilakukan vaksinasi, karena di dusun dan desa itu sangat rentan dan masuk ke dalam zona merah dan orange serta berada di hinterland Ibukota Provinsi Kalbar Kota Pontianak yang memiliki kepadatan penduduknya sangat tinggi sehingga rentan penyebaran Covid-19.

“Meski vaksinasi massal ini difokuskan di 17 desa, namun bukan berarti desa-desa yang tersebar di 5 kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Kuala Mandor B, Kubu, Batu Ampar, Terentang dan Teluk Pakedai tidak utamakan, kita pasti tetap memprioritaskannya sambil menunggu jumlah alokasi vaksin yang didistribusikan ke Kubu Raya”, jelasnya.

Marijan menyampaikan, pihaknya menargetkan sebanyak 432.686 warga Kubu Raya yang akan divaksin terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 1.726 orang, petugas publik 32.936 orang, lansia 37.154 orang, masyarakat rendah/umum 297.073 orang dan remaja usia 12-18 tahun sebanyak 63.797 orang.

“Dari target 432.686 orang itu, baru 59.532 orang yang sudah divaksin dosis pertama atau 13,76 persen dan 17.693 orang yang sudah divaksin dosis kedua atau 4,09 persen”, Pungkasnya. (jon)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.