Dugaan Suap Disdik Karawang, Kejari Diminta Periksa Kabid dan Kadis

oleh -2 views

Karawang, Infobanua.co.id – Dunia pendidikan Karawang beberapa waktu terakhir ini sedang mendapat ujian, akibat dari perilaku yang diduga dilakukan oleh oknum – oknum tertentu. Untuk dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Perguruan Tinggi Universitas Singaperbangsa (Unsika) Karawang sudah selesai dilakukan penyelidikan, dan memasuki tahap penyidikan, untuk kemudian dapat ditemukan tersangkanya.

Bukan hanya Unsika, Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang juga sudah mulai mendalami dan melakukan tela’ahan terhadap dugaan suap menyuap proyek pada Dinas Pendidikan (Disdik) Karawang yang sebelumnya sempat dipersoalkan publik. Hal tersebut terungkap dari kicauan salah seorang yang diduga sebagai pelantara antara pejabat eselon IV Disdik Karawang dengan calon penyedia jasa atau pemborong proyek yang dijanjikan oleh oknum pejabat Disdik.

Karena pihaknya merasa terpojokkan oleh terduga pemberi uang. Pasalnya, setelah memberikan sejumlah uang, pekerjaan yang dijanjikan tak kunjung diberikan. Terduga pelantara juga membuka terkait pemberian uang melalui perbankan, yaitu melalui transfer. Tak hanya sampai disitu, ia juga memposting percakapan pesan singkat Whats App (WA) diakun Facebook pribadinya, yang mengarah dan penguatan bahwa dugaan tujuan suap menyuap.

Menyambut kabar baik atas keseriusan Kejari Karawang yang mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan suap menyuap di Disdik Karawang mengungkapkan, “Memang sudah seharusnya Aparat Penegak Hukum (APH), seperti Kejari ketika adanya informasi. Baik tertulis atau tidak, harus bergerak cepat. Apa lagi petunjuk permulaannya sudah ada,”

“Disdik merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi serta membawahi dunia pendidikan. Bagaimana jadinya kalau pejabatnya saja berbuat hal tidak terpuji? Tentu sangat bertentangan dengan Visi dan Misi Disdik Karawang,” Sesal Teddy, Rabu (28/7/2021).

“Dalam Visi – Misinya disebutkan dengan jelas. Bertujuan terwujudnya Masyarakat Kabupaten Karawang Yang Cerdas, Terampil, Berbudi Pekerti Luhur dan Kompetitif. Meningkatkan Sistem Pendidikan yang Berkualitas Melalui Penyediaan Infrastruktur dan Layanan Teknis Pendidikan yang Prima. Meningkatkan tata kelola pendidikan melalui penerapan sistem good governance (kepemerintahan yang baik). Meningkatkan Peran kepeloporan pemuda dan keolahragaan dalam mewujudkan masyarakat Karawang yang berjiwa sehat, sportif dan mandiri,” Urainya.

Ia juga menambahkan, Menanamkan dan Melestarikan Nilai – Nilai Moral dan Budaya Masyarakat Karawang yang Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh (Madani). “Itu semua yang tertuang dalam Visi dan Misi Disdik Karawang,”

“Untuk itu, permasalahan ini bukan hanya masalah hukum saja. Melainkan juga menjadi tanggung jawab moral pimpinan tertinggi Disdik Karawang, yang diduga tidak mampu membina bawahannya. Setidaknya, ketika diketahui hal tersebut. Selain melakukan teguran, segera lakukan upaya lain. Yaitu memohon kepada pimpinan seperti Bupati agar segera memindah tugaskan, untuk keluar dari Disdik,” Tegas Teddy.

“Saya juga berharap, Kejari supaya segera memanggil dan memeriksa semua unsur pimpinan Disdik Karawang. Dari mulai Kepala Bidang (Kabid), Sekretaris Dinas (Sekdis) sampai Kepala Dinas (Kadis). Selanjutnya yang tidak kalah penting, Bupati harus segera memanggil jajaran pimpinan Disdik Karawang,” Pungkasnya.

 

 

Iswanto.