Maksimalkan Proses Tracing, Kasus Covid 19 di Kota Pontianak Menurun

Pontianak, infobanua.co.id

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan bahwa perkembangan kasus covid-19 di Kota Pontianak sudah mengalami penurunan.

Saat ini, angka positivity rate covid-19 di Kota Pontianak berada di bawah 20. Lalu tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit sudah di bawah 15 persen.

“BOR rumah sakit juga semakin menurun, terkecuali ruang ICU untuk merawat pasien bergejala,” ucap Edi, Selasa (21/9/2021).

Ia menambahkan, perawatan pasien di rusunawa juga mengalami penurunan. Meskipun ada pasien yang dirawat, tetapi dikhususkan untuk yang terkonfirmasi positif covid-19 dengan CT rendah di bawah 25.

Akan tetapi PPKM di Kota Pontianak masih level tiga dengan zona penyebaran covid-19 kuning. Dirinya menyampaikan pemerintah Kota Pontianak saat ini terus berupaya menekan angka penyebaran covid-19, di antaranya dengan memaksimalkan proses tracing.

Akan tetapi di lapangan, tracing tidak semudah yang diucapkan. Karena jika ada satu masyarakat yang terkonfirmasi positif, maka harus ada 16 orang yang di-tracing.

“Kita harapkan bisa terus turun, sementara di lapangan kita sadari masyarakat sudah merasa aman terhadap covid-19. Terlebih masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi covid-19,” jelasnya.

Edi meminta masyarakat tetap disiplin terhadap protokol kesehatan. Meskipun telah mendapatkan vaksinasi covid-19, masyarakat diminta tidak terlalu bereuforia.

Saat ini vaksinasi juga terus gencar dilaksanakan, baik yang dilakukan setiap hari di puskesmas dan sentra-sentra vaksinasi, maupun yang digelar secara massal oleh berbagai organisasi dan komunitas, TNI/Polri, swasta, dan sebagainya.

Menurut Edi, kegiatan vaksinasi yang digelar oleh berbagai pihak sebagai bentuk kepedulian dalam menangani pandemi covid-19. Langkah ini dinilainya secara tidak langsung telah membantu pemerintah melakukan penanganan pandemi covid-19.

“Meskipun sudah divaksin, kita harus tetap waspada untuk menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat berada di luar rumah,” ujarnya.

Vaksinasi juga menjadi upaya pencegahan penyebaran covid-19, selain menerapkan protokol kesehatan. Sebagai informasi, hingga hari ini, jumlah warga yang sudah divaksin di Kota Pontianak sebanyak 49,2 persen dari 471 ribu jiwa usia 12 tahun ke atas, yang menjadi target vaksinasi.

Edi berharap, akhir tahun 2021 target 80 persen warga yang divaksin bisa tercapai.

“Mudah-mudahan distribusi vaksin lancar, sehingga capaian vaksinasi terus bertambah,” ungkap Edi.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan ini, membantu Kota Pontianak khususnya dan Provinsi Kalbar umumnya dalam menekan penyebaran covid-19,” pungkasnya. (joni)

Total
0
Shares
Related Posts