infobanua.co.id
Beranda Blitar Pelaku Pencurian Ratusan Juta Uang di Blitar, Mengaku Membuntuti Korban Sejak di Bank

Pelaku Pencurian Ratusan Juta Uang di Blitar, Mengaku Membuntuti Korban Sejak di Bank

Blitar, Infobanua.co.id – Terduga pelaku pencurian uang ratusan juta, milik Suprapto, anggota Koperasi Peternak Sapi Perah di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blutar, mengaku sudah memperhatikan dan membuntuti korban sejak berada di dalam Bank. Dan sekarang keduanya sudah berhasil diamankan dan diproses serta ditetapkan sebagai tersangka.

Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono, mengatakan pelaku pria berinisial AI dan DW, warga Yogyakarta, telah diamankan dan ditahan Satreskrim Polres Blitar, karena menjadi pelaku pencurian uang tunai ratusan juta rupiah milik Suprapto, anggota Koperasi Peternak Sapi Perah pada bulan Oktober 2021 lalu.

“Saat ini kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka, setelah berhasil diamankan ketika berada disebuah rumah kost di daerah Yogyakarta,” kata Kasi Humas Polres Blitar, Iptu Udiyono, Sabtu 13-11-2021.

Menurut Udiyono, dalam pemeriksaan kedua tersangka mengaku sudah menbuntuti korban sejak berada didalam Bank.

“Mereka mencari sasaran di sebuah Bank Swasta di Wlingi, Kabupaten Blitar, dan ketika mengetahui ada korban membawa uang ratusan juta rupiah, mereka langsung ber-reaksi,” jlentrehnya.

Lebih dalam Udiyono menuturkan, dimana pelaku memasang Paku didekat mobil korban dan hal ini menjadi penyebab ban mobil korban kempes setelah keluar dari bank.

“Saat korban dan anaknya sibuk memperbaiki ban mobil yang kempes, pelaku menjalankan aksinya mengambil uang didalam mobil kemudian kabur,” ungkapnya.

Selanjutnya Udiyono menerangkan, dari kejadian tersebut polisi masih mengembangkan kasus ini, karena diduga masih ada pelaku lain yang juga terlibat.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, karena diduga masih ada pelaku lain yang juga terlibat,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa, Suprapto peternak Sapi Perah warga Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, melapor ke Polsek Wlingi setelah menjadi korban pencurian dengan modus pengempesan ban kendaraan.

Ban mobil korban tiba–tiba kempes saat dalam perjalanan pulang usai mengambil uang hasil penjualan Susu.

Saat Suprapto dan anaknya sedang mengganti ban, tiba-tiba mendengar suara pintu mobil tertutup sehingga korban pun memeriksa ke dalam mobil dan mendapati uang sebesar Rp 427 juta di dalam ransel yang diletakan didalam mobil telah hilang. (Eko.B). 

Bagikan:

Iklan