Bupati HST Hadiri Acara Ganti Rugi Fisik Tanah Pengadaan Pengendalian Banjir

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) HAulia Oktafiandi hadiri acara pelepasan hak dan pembayaran ganti rugi fisik tanah pengadaan tanah kolam regilasi pengendalaian banjir Barabai , yang dilaksanakan selama dua hari tanggal 23 dan 24 Februari 2022 bertempat di Aula Kecamatan Barabai dan Aula Kantor Pembakal Aluan Besar.

Barabai, infobanua.co.id – Acara Pelepasan Hak dan Pembayaran Ganti Rugi Fisik Tanah Pengadaan Tanah Kolam Regulasi Pengendalian Banjir Barabai Kab. HST

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) H Aulia Oktafiandi hadiri acara pelepasan hak dan pembayaran ganti rugi fisik tanah pengadaan tanah kolam regilasi pengendalaian banjir Barabai , yang dilaksanakan selama dua hari tanggal 23 dan 24 Februari 2022 bertempat di Aula Kecamatan Barabai dan Aula Kantor Pembakal Aluan Besar.

Dalam sambutannya Bupati HST H Aulia Oktafiandi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemilik tanah yang merelakan lahannya untuk bisa dimanfaatkan menjadi kolam regulasi, sehingga bila terjadi banjir bisa tertampung di kolam regulasi tersebut.

“Kami dari pemerintah kabupaten Hulu Sungai Tengah tidak memiliki agenda pribadi sama sekali terhadap program kolam regulasi ini, tidak lain dan tidak bukan hanya untuk keselamatan warga kita semua,” ungkapnya.

Diharapkanya, agar seluruh komponen masyarakat tetap menjaga situasi yang kondisif, aman, tenteram dan damai serta tidak mudah terprovokasioleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Semoga setelah selesai pembayaran dan pelepasan hak ini, kita bisa secepatnya melanjutkan pelaksanaan fisik pembangunan kolam regulasi pengendalaian banjir Barabai,” kata Bupati

Sebelumnya pada hari Rabu tanggal 23 Februari 2011 Kepala Kantor Pertanahan Kab HST selaku Ketua Tim Pengadaan Tanah Pembangunan regulasi banjir Wahyu Sutarto melaporkan progres pengadaan tanah kolam regulasi banjir Barabai, sudah dimulai sejak Tim ditugaskan oleh Kepala Kantor Wilayah pada tanggal 1 November 2021.

Sudah mulai dengan beberapa tahapan, setelah penugasan di bentuk Tim Pelaksana Pengadaan Tanah, sekaligus di bentuk Satgas, Satgas A yang bertugas melakukan pengukuran dan Satgas B yang bertugas pendokumentasian lahan dan data.

“Data sudah kami umumkan dan sudah ditaksir oleh tim penilai, sudah di jalankan musyawarah bentuk ganti kerugian. Alhamdulillah masyarakat semuanya sebanyak 191 bidang sepakat bentuk ganti kerugian berupa uang, tidak ada yang berkeberatan ke pengadilan artinya berarti setelah 14 hari kemudian dilaksanakan pembayaran ganti rugi,”jelasnya

Menurutnya, sesuai aturan pelaksanaan ganti rugi itu dilaksanakan tanggal 4 Februari 2022 namun karena kondisi yang di perbolehkan yang diakomodir dengan peraturan, karena masalah pendanaan yang belum siap, akhirnya baru terlaksana pada hari ini.

Acara dirangkai dengan penyerahan secara simbolis penghargaan kepada pemilik lahan oleh Bupati HST dan penyerahan secara simbolis dokumen pelepasan hak dari masyarakat kepada Tim Pengadaan tanah pembangunan regulasi pengendalian banjir Barabai di dampingi Bupati HST.

Fad/IB

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Posts