Dinas PPK-UMKM HST Harapkan UMKM Memiliki Sertifikat Halal

BARABAI – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM HST Sahruli mengatakan, saat ini jemlah pelaku UMKM di HST terus meningkat. Hal ini menjadi pertanda perekonomian meningkat.

Untuk itu pelaku UMKM di HST agar produknya bisa bersaing di pasaran, produk UMKM harus mendapatkan sertifikat halal.

“Jumlah UMKM di HST yang jadi binaan terdata sebanyak 180 unit lebih UKKM, di bawah binaan Dinas PPK-UMKM. Dan sudah diberikan bantuan mendapatkan sertifikat halal,” katanya Kamis (24/2/2022).

Kata Sahruli, pihaknya mentargetkan semua pelaku UMKM di HST sudah mendapatkan sertifikat halal. “Memang belum semua UMKM diberi bantuan untuk mendapatkan sertifikat halal. Karena dianggarkan secara bertahap, tapi kedepan semua UMKM bersertifikat halal,” ujarnya.

Menurut Sahruli, satu unit UKM dianggarkan sebesar Rp 4 hingga Rp 5 juta per tahun. Tapi unit usaha akan mendapatkan bantuan berdasarkan survey tim Dinas PPK-UKM. Dimana syarat mendapatkan sertifikat halal. Harus memiliki nomor induk berusaha (NIB) , memiliki NPWP, memiliki P-IRT. Semua syarat itu akan dicek ulang oleh tim ahli gizi dan tim dari MUI Kalsel.

“Dalam satu tahun biasanya ada 10 unit usaha yang mendapatkan bantuan sertifikasi halal tersebut, lima unit usaha diantaranya bantuan dari Pemprov Kalsel. Tapi jika habis masa berlakukanya, maka  harus diperpanjang,” katanya.

Rel/yus

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Posts